Pengujian Tributyltin (TBT) pada Air Menggunakan GC

Pengujian Tributyltin (TBT) – jika pada artikel sebelumnya kita sudah bahas apa itu tributyltin pada air, maka pada sini kita akan bahas bagaimana pengujian tributyltin pada air menggunakan GC. Tributyltin (TBT) pada air adalah senyawa kimia organotin yang umumnya digunakan sebagai komponen biosida dalam cat anti-fouling (anti-teritip) pada lambung kapal dan jaring akuakultur. TBT bersifat toksik dan dapat membahayakan ekosistem perairan dan berpotensi mengganggu kesehatan manusia melalui rantai makanan. Oleh karena itu konsentrasi TBT harus diketahui melalui pengujian menggunakan metode yang sensitif dan selektif, salah satunya pengujian menggunakan Gas Chromatography (GC).

Prinsip Pengujian Tributyltin

Prinsip pengujian ini adalah pengujian TBT dengan GC disadarkan pada pemisahan senyawa berdasarkan volatilitas dan interaksinya dengan fase diam pada kolom GC. Karena TBT bersifat semi-volatil, analisis GC umumnya memerlukan tahap derivatisasi untuk mengubah TBT menjadi senyawa yang lebih mudah diuapkan dan stabil secara termal. Setelah melalui tahap derivatisasi, senyawa dipisahkan dalam kolom GC dan dideteksi menggunakan detektor yang sesuai.

Alat dan Bahan

Peralatan yang digunakan dalam pengujian, sebagai berikut:

  1. Gas Chromatography (GC)
  2. Rotary evaporator (rotavap)
  3. Corong pisah
  4. Labu erlenmeyer
  5. Labu lemak
  6. Gelas ukur
  7. Gelas piala
  8. Pipet mikro
  9. Syringe
  10. Vial

Bahan yang digunakan dalam pengujian, sebagai berikut:

  1. Asam klorida
  2. Natrium sulfat anhidrat
  3. Dichloromethane
  4. Aquades
  5. Hexane
  6. Hexyl Magnesium Bromide

Cara Kerja

Cara Kerja Pengujian Tributyltin

Berikut ini tahapan ekstraksi sampel:

  1. Siapkan 100 mL sampel, cek pH sampel dengan pH universal. Ditambahkan HCl 1:1 sampai pH sampel <2.
  2. Masukkan sampel yang telah diatur pH-nya ke dalam corong pisah. Bilas gelas ukur bekas sampel dengan 10 mL dichloromethane lalu masukkan ke dalam corong pisah yang telah berisi sampel.
  3. Tutup corong pisah dan kocok corong pisah selama 1-2 menit. Segera setelah sampel dikocok dengan dichloromethane buka keran corong pisah untuk melepaskan gas yang terbentuk dari dichloromethane.
  4. Biarkan lapisan organik dan air terpisah. Lapisan bawah adalah dichloromethane dan lapisan atas adalah air.
  5. Tampung lapisan organik ke dalam labu lemak.
  6. Ulangi proses ekstraksi 2 kali lagi dengan 10 mL dichloromethane untuk setiap ekstraksi.
  7. Gabungkan ekstrak organik dari ketiga ekstraksi tersebut. Dichloromethane hasil ekstrak disaring dengan menggunakan kertas saring yang telah berisi Na2SO4. Bilas Na2SO4 dengan dichloromethane.
  8. Uapkan ekstrak hasil ekstraksi di rotary evaporator pada suhu 60°C sampai volume ± 5 mL.
  9. Tambahkan 50 mL hexane, lalu uapkan kembali sampai volume ± 5 mL. Pindahkan ekstrak yang tersisa ke dalam labu ukur 10 mL.
  10. Bilas labu lemak dengan 1 mL hexane sebanyak 2x. Lalu tera labu ukur dengan hexane. Lanjutkan ke Step Derivatisasi.

Berikut ini tahapan derivatisasi:

  1. Siapkan baki berisi air yang telah ditambahkan es sampai dingin.
  2. Tuang isi labu ukur 10 mL ke dalam vial 20 mL. Tambahkan 2 mL Hexyl Magnesium Bromide (HMB) 2 M ke dalam vial 20 mL. Kocok dengan shaker selama minimal 30 menit.
  3. Tambahkan 5 mL HCl 1:1 ke dalam ekstrak hexane. Diamkan dalam baki berisi es. Jika vial sudah dingin, kocok menggunakan shaker selama 2 menit. Pindahkan fase atas (hexane) dari poin sebelumnya ke vial baru. Lapisan HCl yang tersisa dibuang.
  4. Tambahkan 5 ml HCl 1:1 yang baru ke dalam ekstrak hexane. Shaker 2 menit. Pindahkan fase atas (hexane) dari poin sebelumnya ke vial baru. Lapisan HCl yang tersisa dibuang.
  5. Tambahkan 5 mL air ke dalam ekstrak hexane. Shaker 2 menit. Pindahkan fase atas (hexane) dari poin sebelumnya ke labu lemak/erlemeyer asah.
  6. Tambahkan 10 mL hexane baru ke dalam lapisan air yang tersisa lalu divortex. Pindahkan fase atas (hexane) ke labu lemak/erlemeyer asah yang sama. Uapkan ekstrak hasil ekstraksi di rotary evaporator pada suhu 60°C sampai volume ± 5 mL. Uapkan ekstrak dengan gas nitrogen sampai volumenya ± 1 ml. Injeksikan ke dalam GC.

Pengujian tributyltin pada air menggunakan GC merupakan metode analisis yang andal dan akurat. Melalui proses ekstraksi, derivatisasi, dan pemisahan kromatografi, kadar TBT pada air dapat ditentukan secara kuantitatif . Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran tributyltin di perairan. Mendukung pengawasan dan pengendalian dampak TBT terhadap ekosistem perairan dan kesehatan lingkungan.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium spektrofotometer, jika anda membutuhkan spektrofotometer uv vis bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.

Demikian artikel “Pengujian Pestisida pada Air Sungai Menggunakan GC, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Apa itu Tributyltin pada Air

Tributyltin (TBT) pada air adalah senyawa kimia organotin yang sangat beracun, umumnya digunakan sebagai komponen biosida dalam cat anti-fouling (anti-teritip) pada lambung kapal dan jaring akuakultur. TBT mencemari perairan, bersifat persisten, dan dapat mengganggu reproduksi serta menyebabkan bioakumulasi pada organisme laut. Fungsi utama TBT adalah mencegah pertumbuhan organisme laut seperti alga dan kerang pada permukaan kapal. Namun, seiring berjalannya waktu, senyawa ini terbukti memiliki dampak negatif yang serius terhadap lingkungan perairan, sehingga penggunaannya kini dibatasi atau dilarang di berbagai negara. Di perairan, tributiltin bisa larut dalam air atau melekat pada sedimen. Senyawa ini memiliki daya tahan tinggi, sulit terurai secara alami, dan bisa menumpuk di dalam tubuh makhluk hidup.

Continue reading →

Pengujian Pestisida pada Air Sungai Menggunakan GC

Pengujian pestisida – Jika pada artikel sebelumnya kita sudah bahas tentang apa itu pestisida pada air sungai maka sekarang kita akan bahas bagaimana pengujian pestisida pada air sungai menggunakan GC. Pengujian pestisida dilakukan untuk mengetahui keberadaan dan kadar pestisida pada air sungai yang berasal dari aktivitas pertanian maupun industri. Air sungai sangat rentan tercemar karena fungsinya sebagai pembuangan akhir dari berbagai limpasan permukaan. Salah satu metode pengujian yang sering digunakan yaitu pengujian pestisida pada air sungai menggunakan Gas Chromatography (GC). Continue reading →

Apa itu Pestisida pada Air Sungai

Pestisida dalam air adalah kontaminasi serius akibat limpasan pertanian, penggunaan berlebih, atau limbah industri, yang membawa zat berbahaya seperti organoklorin dan organofosfat ke dalam ekosistem perairan. Pestisida sendiri adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengatasi hama atau penyakit pada tanaman. Dalam pertanian, penggunaan pestisida bisa membantu meningkatkan hasil panen, namun jika penggunaannya berlebihan, kelebihan pestisida bisa terbawa oleh air hujan atau aliran irigasi dan akhirnya mencemari sumber air, salah satunya air sungai.

Continue reading →

Webinar Gas Chromatography

Halo sobat laboratorium, bagaimana kabarnya? semoga dalam kondisi sehat dan setiap kegiatan di laboratorium berjalan lancar.  Tahukah kamu tentang alat GC atau Gas Chromatography? Salah satu alat laboratorium analitik yang digunakan untuk menganalisa banyak jenis sample. Pada kesempatan kali ini, kami informasikan kegiatan Webinar Gas Chromatography yang akan segera kami laksanakan. Continue reading →

Harga Gas Chromatography 2025 Update Terbaru

Harga Gas Chromatography – Halo labs, gimana kabar anda hari ini? Semoga sehat selalu ya! Artikel “Harga Gas Chromatography 2025 Update Terbaru” ini merupakan potongan artikel utama tentang instrument Gas Chromatography. PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium jual gas chromatography untuk berbagai keperluan di laboratorium. Kami memiliki demo unit alat yang tersedia di lokasi untuk anda lihat dan uji coba.

Continue reading →

Gas Chromatography – Pengertian, Fungsi, Prinsip Kerja GC

Gas Chromatography adalah  suatu teknik chromatography dengan bantuan media gas. Alat yang satu ini masuk kedalam kategori specific laboratory instrument bersama dengan HPLC (High Performa Liquid Chromatograpy), FTIR (Fourier Transform Infra-Red) dan Spektrofotometer. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang Gas Chromatography. Supaya pembahasan artikel ini lebih mudah dipahami oleh orang awam, kita akan mulai pembahasannya dari Pengertian Gas Chromatography, Fungsi Gas Chromatography, Prinsip Kerja Gas Chromatography, Cara Menggunakan Gas Chromatography, Perawatan Gas Chromatography, Harga Gas Chromatography, Contoh Alat Gas Chromatography, Spesifikasi Gas Chromatography, Gambar Gas Chromatography dan Tempat Jual Gas Chromatography.

PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium jual gas chromatography dari brand Expec Technology. Berikut link produk GC 2000, GC-MS 3700, GC MSMS 5231 yang bisa anda lihat. Untuk diskusi lebih detail anda bisa menghubungi customer service via whatsapp 087777277740.

Continue reading →

Alat Gas Chromatography – Sekilas Tentang Alat Gas Chromatography

Halo labs, gimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat selalu ya! Hari ini penulis mau membahas secara santai tentang alat gas chromatography. Judul artikelnya : “Sekilas Tentang Alat Gas Chromatography”. Kalau kalian mau membaca versi lengkap tentang alat gas chromatography, penulis sertakan linknya disini : Gas Chromatography. Oh ya, untuk para pembaca yang lebih ahli atau sering menggunakan alat ini, tolong bantu saran di kolom komentar ya. Yuk kita lanjut baca!

Continue reading →

Cara Menggunakan Gas Chromatography

Cara Menggunakan Gas Chromatography – Halo labs, gimana kabar anda hari ini? Semoga sehat selalu ya! Artikel “Cara Menggunakan Gas Chromatography” ini merupakan potongan artikel utama tentang instrument Gas Chromatography. Penulis menyarankan pembaca untuk membaca artikel tentang Pengertian GC(Gas Chromatography), Fungsi Gas Chromatography atau membaca artikel versi lengkap pada link berikut : Gas Chromatography. Untuk para pembaca yang lebih ahli atau sering menggunakan alat ini, tolong bantu saran di kolom komentar ya.
Continue reading →

Fungsi Gas Chromatography

Fungsi Gas Chromatography – Halo labs, gimana kabar anda hari ini? Semoga sehat selalu ya! Artikel “Fungsi Gas Chromatography” ini merupakan potongan artikel utama tentang instrument Gas Chromatography. Penulis menyarankan pembaca untuk membaca artikel tentang Pengertian GC(Gas Chromatography), atau membaca artikel versi lengkap pada link berikut : Gas Chromatography. Untuk para pembaca yang lebih ahli atau sering menggunakan alat ini, tolong bantu saran di kolom komentar ya.

Continue reading →

WhatsApp chat