PCR – Polymerase Chain Reaction : Pengertian, Fungsi, Tahapan

PCR adalah singkatan dari Polymerase Chain Reaction. Apakah diantara anda sudah tahu alat ini? atau bahkan sudah sering menggunakan alat ini? Jika memang sudah, silahkan bantu penulis share pada kolom komentar ya. Oke pada pembahasan kali ini penulis akan membahas tentang PCR. Pembahasan kali ini akan berisi tentang : pengertian PCR, fungsi PCR, prinsip kerja PCR, tahapan proses PCR, gambaran umum alat PCR, tempat jual PCR dan harga PCR di tahun 2020 ini. Yuk kita lanjut baca artikel ini.

 

pcr-polymerase-chain-reaction-pengertian-fungsi-prinsip-kerja-tahapan-jual-harga-pcr-pt-andaru-persada-mandiri-distributor-alat-laboratorium3

PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium menyediakan beberapa produk PCR untuk kebutuhan laboratorium anda, hubungi kami via WhatsApp : 087777277740 atau Tel : (0251) 7504679 jika anda membutuhkan diskusi sebelum melakukan pembelian. Link produk kami sertakan disini : Real Time PCR – Q2000C

Polymerase Chain Reaction atau lebih sering disebut PCR merupakan sebuah instrument specific yang digunakan untuk analisa DNA pada suatu sample. Beberapa diantara kita kadang menyebutnya dengan sebutan alat PCR atau mesin PCR. Jika pada awal tahun 2020 ini anda mendengar tentang kasus COVID-19, nah alat ini bisa digunakan untuk analisa apakah seseorang positif atau negatif terinfeksi virus corona. Ayo kita bahas lebih lanjut instrument ini, supaya kita paham.

Baca juga : Alat Uji Virus Corona

Pengertian PCR(Polymerase Chain Reaction)

Untuk lebih memahami alat yang satu ini, kita perlu pelajari mulai dari pengertian PCR atau definisi PCR. Istilah instrument ini sebetulnya merupakan serapan dari bahasa inggris, yakni Polymerase Chain Reaction, sedangkan jika kita translate ke versi bahasa Indonesia menjadi Reaksi Berantai Polimerase. Memang agak sulit mempelajari instrument yang satu ini, terlebih jika diantara anda tidak memiliki dasar pengetahuan tentang biologi molekular. Beberapa specific laboratory equipment lainnya yang perlu anda ketahui seperti : Spektrofotometer dan HPLC.

Balik lagi ke pembahasan pengertian instrumen ini. Polymerase Chain Reaction merupakan suatu metode sintesis enzimatik yang digunakan untuk mengamplifikasi DNA secara in vitro. Dengan menggunakan metode ini dapat meningkatkan jumlah urutan DNA berkali-kali lipat dari jumlah awalnya. Beberapa nama tokoh penting yang berhubungan dengan instrument ini adalah :

  • Erwin Chargaff sekitar tahun 1950
  • Crick dan Watson sekitar tahun 1953
  • Kary Mullis sekitar tahun 1983

Oh ya, pada pengertian diatas terdapat istilah amplifikasi, mungkin diantara anda para pembaca masih ambigu dengan istilah tersebut. Amplifikasi atau replikasi atau perbanyakan merupakan satu istilah yang mirip, yakni mengacu pada proses duplikasi DNA. Untuk lebih memahami hal ini mungkin anda perlu membaca dulu bagian prinsip kerja PCR.

Beberapa pengertian lain yang mungkin bisa anda pelajari tentang apa itu PCR adalah :

  1. Polymerase Chain Reaction adalah suatu proses pembentukan cetakan DNA secara berulang kali dengan menggunakan prosedur dan waktu yang tertentu (Wolfe 1993: 137).
  2. PCR menggunakan teknik amplifikasi (perbanyakan) secara spesifik pada suatu segmen DNA secara in vitro dengan menggunakan DNA polimerase, cetakan (template), DNA genom, dan primer oligonukleotida yang akan menempel pada segmen yang akan diamplifikasi (Davis et al. 1994: 114).
  3. Prinsip dasar dari teknik PCR tersebut merupakan adanya enzim DNA polimerase yang digunakan untuk membuat cetakan dari segmen DNA yang diinginkan (Muladno, 2002).

Kesimpulan Pengertian PCR

Sebuah kutipan asing tentang pengertian PCR adalah :

PCR is a technique used to make multiple copies of a DNA segment of interest, generating a large amount of copies from a small initial sample. Amplification of DNA segments makes possible the detection of pathogenic virus or bacteria, identification of individuals (DNA fingerprinting), and several scientific research involving DNA manipulation.

Sumber dan beberapa referensi pada tulisan ini penulis sertakan pada bagian bawah artikel.

Polymerase Chain Reaction atau PCR adalah suatu teknik yang digunakan untuk membuat banyak salinan dari suatu segmen DNA, proses ini akan menghasilkan sejumlah besar salinan dari sampel awal yang kecil. Dengan adanya amplifikasi segmen DNA memungkinkan kita untuk mendeteksi virus atau bakteri patogen, identifikasi individu (sidik jari DNA), dan beberapa penelitian ilmiah yang melibatkan manipulasi DNA.

 

Fungsi PCR(Polymerase Chain Reaction)

Apa sih fungsi utama alat PCR ini? mungkin itu yang sekarang ada di pikiran anda sekalian.

Polymerase Chain Reaction merupakan teknik yang sangat berguna dalam membuat salinan DNA. Dengan alat ini memungkinkan sejumlah kecil sekuens DNA tertentu disalin(berkali-kali) untuk diperbanyak(sehingga dapat dianalisa), atau dimodifikasi secara tertentu.

Sebagai contoh, PCR dapat digunakan untuk menambahkan situs enzim restriksi, atau untuk memutasikan (mengubah) basa tertentu pada DNA. PCR juga dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan sekuens DNA tertentu dalam sampel.

PCR memanfaatkan enzim DNA polimerase yang secara alami memang berperan dalam perbanyakan DNA pada proses replikasi. Namun demikian, tidak seperti pada organisme hidup, proses PCR hanya dapat menyalin fragmen pendek DNA, biasanya sampai dengan 10 kb (kb=kilo base pairs=1.000 pasang basa). Fragmen tersebut dapat berupa suatu gen tunggal, atau hanya bagian dari suatu gen.

 

Prinsip Kerja PCR(Polymerase Chain Reaction)

Bagaimana prinsip kerja mesin alat ini? Oh ya, beberapa orang sering menyebut instrument ini sebagai mesin PCR atau alat PCR. Inti dari prinsip kerja PCR adalah perulangan siklus atau cycle untuk melipat gandakan DNA. Pada prosesnya ada 3 tahapan yang perlu anda ketahui, yakni :

  • Denaturation atau denaturasi
  • Annealing
  • Elongation atau elongasi

Penjelasan tentang 3 tahapan proses diatas akan dibahas pada sub tahapan proses PCR.

Hal penting yang perlu diperhatikan ketika memilih target yang akan diamplifikasi adalah stabilitas genetik dari target. Perlu anda ketahui bahwa PCR merupakan instrument specific yang perlu dioperasikan oleh user yang berpengalaman dan kompeten. Beberapa preparasi perlu dilakukan di awal, bahkan menggunakan alat lainnya seperti mikropipet, vortex mixer, laminar air flow, bio safety cabinet, centrifuge dan lainnya.

Jika anda merasa kesulitan untuk memahami produk Real Time PCR sebelum melakukan pembelian, silahkan hubungi PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium. Kunjungi kantor kami di Villa Bogor Indah 2 (VBI 2), Blok BB2 No. 6, Kedunghalang, Bogor atau WhatsApp : 087777277740 atau Tel : (0251) 7504679 semoga bisa membantu anda menemukan produk yang tepat.

 

Tahapan Proses PCR(Polymerase Chain Reaction)

Oke, pada bagian ini kita akan bahas tentang tahapan proses PCR. Jika pada point sebelumnya kita sudah bertemu dengan tiga istilah yakni : denaturasi, annealing dan elongasi. Maka mari kita bahas sedikit mengenai tahapan-tahapan tersebut.

#1. Denaturasi

Istilah denaturasi sering juga disebut tahap peleburan atau melting. Tahapan ini berlangsung pada kisaran suhu 94 hingga 96 °C. Pada tahap ini  ikatan hidrogen DNA akan terputus dan DNA menjadi berberkas tunggal. Umumnya tahapan ini dilakukan agak lama untuk memastikan semua berkas DNA terpisah. Pemisahan ini menyebabkan DNA tidak stabil dan siap menjadi templat (“patokan”) bagi primer untuk menempel.

#2. Annealing

Tahap annealing atau penempelan berada setelah proses denaturasi. Primer menempel pada bagian DNA template yang komplementer urutan basanya. Tahap ini dilakukan pada suhu sekitar 45 hingga 60 °C. Penempelan ini bersifat spesifik. Suhu yang tidak sesuai menyebabkan gagalnya penempelan primer atau primer menempel di sembarang tempat. Durasi tahap ini 1–2 menit.

#3. Elongasi

Elongasi atau pemanjangan atau dikenal juga dengan istilah extension. Suhu untuk proses ini tergantung dari jenis DNA polimerase yang digunakan. Dengan Taq-polimerase, biasanya suhu berada di kisaran 76 °C. Proses ini terjadi setelah tahap annealing atau penempelan.

Nah, dari ketiga tahapan diatas tadi, yakni : denaturasi, annealing dan elongasi merupakan satu buah siklus amplifikasi. Siklus tersebut akan terus berulang hingga mendapat jumlah copy DNA target yang telah ditentukan.

Saat ini mungkin beberapa diantara ada masih belum mengerti tentang prinsip kerja PCR dan tahap-tahap di dalamnya. Hal ini biasa, karena ada beberapa istilah yang memang belum penulis jelaskan, beberapa diantaranya adalah :

  • DNA
  • Primer
  • Nukleotide
  • Polimerase

DNA

Kita semua tahu, bahwa setiap makhluk hidup memiliki materi genetik yang berbeda-beda. DNA dan RNA merupakan materi genetik yang dimiliki oleh makhluk hidup dan virus. DNA merupakan singkatan dari Deoxyribo Nucleic Acid(Asam Deoksiribo Nukleat) dan RNA merupakan singaktan dari Ribo Nucleic Acid(Asam Ribo Nukleat). Sebelum menggunakan alat PCR, ada baiknya anda mempelajari beberapa hal penting tentang DNA dan RNA, seperti : struktur DNA, ikatan kimia pada rantai DNA dan lainnya.

Primer

Primer atau Primer DNA merupakan sekuens DNA yang komplemen terhadap sekuens yang akan diamplifikasi. Batasannya, primer ini akan menempel pada kedua ujung sekuens DNA yang ingin diamplifikasi dengan arah yang berkebalikan. Dalam suatu siklus PCR digunakan dua primer, yaitu primer maju dan primer mundur. Kedua primer ini harus ada dalam reaksi polimerasi agar amplifikasi DNA terjadi.

Nukleotida

Merupakan senyawa organik yang berperan sebagai monomer penyusun DNA dan RNA. Nukleotida tersusun dari tiga sub unit, yakni: basa nukleotida, ribosa atau deoksiribosa dan satu gugus fosfat. Jenis-jenis basa nukleotida diantaranya adalah : Guanina (G), Adenina (A), Timina (T) dan Sitosina (C). Nukleotida-nukelotida kemudian tersambung dalam satu rantai ikatan kovalen antara gula satu nukleotida dengan fosfat nukelotida lainnya. Hasilnya adalah rantai punggung gula-fosfat yang berselang-seling.

Polimerase

DNA Polimerase atau sering disebut polimerase merupakan suatu enzim yang membantu pembentukan rantai DNA baru. Proses replikasi DNA oleh enzim polimerase mengacu pada tahapan denaturasi, annealing dan elongasi.

 

Gambaran Umum PCR(Polymerase Chain Reaction)

real-time-pcr-q2000C-merk-longgene

PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium menjual Real Time PCR untuk keperluan uji Covid19 dan lainnya. Salah satu instrument Real Time PCR yang kami miliki adalah Q2000C. Type PCR yang satu ini memiliki jumlah well hingga 96. Beberapa keunggulan lainnya :

  • Powerful peltier technology
  • T-optical technology
  • Articulating display screen
  • Synchronous detection
  • Self-containd touch screen
  • Long life LED
  • Lifetime free for software upgraded dan lainnya.

Jika anda membutuhkan diskusi seputar produk Real Time PCR ini, silahkan hubungi PT. Andaru Persada Mandiri

Overview Product

  • Leading Pettier Elements from MARLOW,ensure long life of 1,000,000 thermal cycles and fast ramping rate up to 6℃/S。
  • T-opticalTM technology,reduce background noise,improve fluorescence signal sensitlvity and singnal to noise ratio.
  • The angle of display could be adjusted to the best view.
  • Simultaneous detection of wells,not in sequence.
  • Users could view qPCR process and run PCR protocol through self-contained 10″TFT LCD and touch screen.
  • Innovative SSLPTM CCD imaging technology for qPCR,avoiding more moving parts problems like overheat,wear and off center.Not optical fiber based, avoiding break and block by dust.
  • Long life LED lamps to excite fluorescence ,no need for replacement in the future.
  • Sample wells with temperature gradient function, convenient to optimize PCR conditions
  • Equipped with LongGene’s “Optimun qPCR Design& Analysis Software” for remote operation of instruments and analysis of results.
  • The drawer design of sample block,makes it easier to plck and place PCR tubes and plates
  • LongGene’s “Optimun qPCR Design& Analysis Software” could be upgraded for free.

Spesifikasi Teknis Real Time PCR(Polymerase Chain Reaction)

Instrument Performance

Sample Block Capacity : 96wells*0.1ml
Reaction Volume : 10-50ul
Tubes Option : White or clear PCR tubes or strips or 96well PCR piate,with optical flat cap
Heating&Cooling Technology : Peltier technonlong allow1,000,000 thermal cycles
Control Methods : Operated via PC or self-contaiend touch screen on instrument
Language : Englisn
Communications : USB2.0or LAN
Display : 10″Colcr TFT LCD and Touch Screen,view angle adjustable
Max.Number of programs : Max.15,000 programs onboard,unlimited storage of pretocols with USB flash drive

Fluorescence Detection

Excitation : Long life LED lanps
Detection : CCDs
Dynamic Range : 1-1010
Sensitivity : ≥1 copy
Calibrated Dyes at installation :

  • F1:FAM, SYBRGreen
  • F2:VIC, HEX, JOECY3, NED
  • F3:ROX, TEXAS-RED
  • F4 :CY5
  • F5:CY5.5
  • F6:Reserved

Fluorescence Excitation Range : 300-800nm
Fluorescence Detection Range : 500-800nm
Date Export Formats : Excel, TXT

Other Features

AC Power Supply : 100-240V,50-60Hz
Consupmtion : 600W
Net Weight : 13kg
Dimension(L*W*H) : 334*280*365mm
Computer Operating Systems : Windows10, Windows7, WindowsXP

Gambar Alat Real Time PCR(Polymerase Chain Reaction)

real-time-pcr-pt-andaru-persada-mandiri-distributor-alat-laboratorium-gambar4

real-time-pcr-pt-andaru-persada-mandiri-distributor-alat-laboratorium-gambar3

real-time-pcr-pt-andaru-persada-mandiri-distributor-alat-laboratorium-gambar2

real-time-pcr-pt-andaru-persada-mandiri-distributor-alat-laboratorium-gambar1---Copy

 

Tempat Jual PCR(Polymerase Chain Reaction)

tempat-jual-pcr-pt-andaru-persada-mandiri-distributor-alat-laboratorium

Beberapa diantara pembaca mungkin sedang mencari alat PCR, PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium menyediakan beberapa jenis PCR untuk kebutuhan anda.

Silahkan kunjungi kantor kami langsung di alamat : Villa Bogor Indah 2 (VBI 2), Blok BB2 No. 6, Kedunghalang, Bogor, INDONESIA. Atau menghubungi terlebih dahulu via Telepon : (0251)-7504679 atau WhatsApp : 087777277740 atau Email : info.andarupm@gmail.com.

Beberapa kelebihan membeli produk di PT. Andaru Persada Mandiri adalah :

Konsultasi Produk

Dapatkan konsultasi produk laboratorium gratis sebelum melakukan pembelian. Hal ini dilakukan agar penjual dan pembeli mengetahui produk yang tepat untuk dibeli dan fungsi yang tepat untuk digunakan.

Fast Respon

Cepat dalam penanganan kebutuhan, diskusi, penawaran dan keluhan pelanggan. Pastikan anda menjadi customer PT. Andaru Persada Mandiri untuk mendapatkan pelayanan yang prima seputar laboratorium.

Harga Kompetitif

Anda akan mendapat harga yang kompetitif, kami tidak menjual barang dengan harga murah. Karena kami mengerti investasi instrument laboratorium berjangka panjang. Kami juga menyertakan installasi, service dan garansi hingga 5 tahun.

Termasuk Pengecekan

Sebelum barang dikirim, kami lakukan pengecekan fungsi, untuk memastikan produk bekerja sebagaimana mestinya. Beberapa cek yang kami lakukan biasanya meliputi : fisik, elektrik dan operasional.

Pengiriman Aman

Pada beberapa kasus instrument yang sangat rentan benturan, kami memberikan packing lebih untuk antisipasi gesekan ketika di perjalanan.

Full Service

Selain memberikan diskusi sebelum melakukan pembelian, kami memberikan anda full service untuk memberikan solusi terintegrasi laboratorium anda. Dapatkan training alat setelah installasi untuk memastikan user menggunakan alat dengan baik dan benar. Hubungi kami segera ketika anda mengalami kendala dengan instrument laboratorium.

 

Harga PCR(Polymerase Chain Reaction)

Berapa kisaran harga PCR tahun 2020 ini?

Mungkin itu yang ada di pikiran anda saat ini, terlebih jika memang anda sedang membutuhkan alat tersebut dan berencana melakukan pembelian. Beberapa hal yang mempengaruhi harga PCR diantaranya adalah :

  • Brand atau merk
  • Fitur dan fungsi
  • Kapasitas jumlah sample sekali test
  • Layanan purna jual, dan lainnya.

Namun terlepas dari hal-hal diatas, kisaran harga alat PCR untuk wilayah negara Indonesia berada di harga Rp. 615.000.000 (enam ratus lima belas jutaan). Harga tersebut masih bersifat naik turun, mungkin juga bisa dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang asing.

Penulis menyarankan sebelum melakukan pembelian mesin PCR, pastikan anda mengkonsultasikan kebutuhan sample yang akan anda analisa. Mungkin saja ada beberapa instrumen pendukung yang memang diperlukan dan belum anda miliki sebelumnya.

Sumber dan Referensi

Animasi tentang cara kerja PCR ada disini.

Demikian artikel tentang “PCR – Polymerase Chain Reaction”, semoga dengan membaca artikel ini, anda menjadi memiliki gambaran tentang instrument tersebut. Jika diantara anda terdapat user atau laboran yang lebih ahli dalam menggunakan instrument ini, tolong bantu berikan komentar dan masukan untuk penulis ya. Sekian dan tentu saja terima kasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat