Mikroskop – Pengertian, Sejarah, Fungsi, Bagian, Jenis Mikroskop

Mikroskop. – Mikroskop adalah alat laboratorium yang digunakan untuk melihat dan mengamati benda atau objek yang sangat kecil. Berbicara tentang mikroskop dan berbagai alat laboratorium lainnya tentunya menjadi sangat menyenangkan, terlebih jika kita memfokuskan pada teknologi terbaru di bidang sains. Pada artikel kali ini penulis akan membahas mengenai mikroskop, mulai dari pengertian mikroskop, sejarah mikroskop, fungsi mikroskop, jenis-jenis mikroskop, bagian-bagian mikroskop, cara menggunakan mikroskop, perawatan dan pemeliharaan mikroskop, hingga spesifikasi mikroskop yang tepat untuk kalian gunakan di laboratorium.

Sebelum masuk ke materi utama mengenai Mikroskop, penulis ingin menginfokan bahwa PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat lab menjual mikroskop juga jual alat pcr untuk pemeriksaan COVID-19. Bagi anda yang membutukan diskusi cepat bisa hubungi WA : 087777277740 atau Telp : 0251-7504679 atau Alamat di googlemaps. Informasi lengkap mengenai alat pcr penulis sertakan pada link berikut : Alat PCR, Reagen PCR dan Mesin Ekstraksi RNA

mikroskop-pengertian-fungsi-sejarah-jenis-bagian

Pengertian Mikroskop

Pengertian mikroskop atau disebut sebagai “mikroskopik” atau “microscope” sebenarnya merupakan alat yang digunakan untuk melihat objek dengan ukuran kecil, karena sangat kecilnya objek yang diamati sehingga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Beberapa objek yang biasa diamati menggunakan mikroskop diantaranya mikro organisme, jaringan (tumbuhan atau hewan), bakteri hingga virus. Jika anda sedang belajar mengenai mikroskop dan membutuhkan gambar-gambar mikroskop, silahkan klik link berikut : gambar mikroskop

Dalam hal lain, mikroskop adalah alat laboratorium yang menggunakan lensa tunggal untuk perbesaran, seperti kaca pembesar sedangkan mikroskop majemuk menggunakan beberapa lensa untuk meningkatkan perbesaran suatu objek. Alat ini menggunakan lensa untuk memperbesar objek melalui perbesaran sudut saja, memberikan pemirsa gambar virtual yang diperbesar tegak. Penggunaan lensa cembung tunggal atau kelompok lensa ditemukan pada alat perbesaran sederhana seperti kaca pembesar, pembesar, dan lensa okuler untuk teleskop dan mikroskop. Ini sebenarnya adalah lensa cembung dengan panjang fokus kecil, yang digunakan untuk melihat gambar benda kecil yang diperbesar.

Mikroskop sendiri merupakan serapan dari bahasa Yunani, yakni :

  • Micro yang berarti kecil, dan
  • Scopein yang berarti melihat

Baca juga : GeNose – Info Lengkap Alat GeNose Untuk Screening Covid19

Dari dua suku kata ini, bisa kita simpulkan bahwa mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat sesuatu dengan ukuran yang kecil. Beberapa pengertian mikroskop dikutip dari Wikipedia dan website lain, sebagai berikut:

Pengertian Mikroskop menurut Wikipedia

Mikroskop (bahasa Yunani: micros = kecil dan scopein = melihat) adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat secara kasat mata. Mikroskop merupakan alat bantu yang dapat ditemukan hampir diseluruh laboratorium untuk dapat mengamati organisme berukuran kecil (mikroskopis). Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi, dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata

Pengertian Mikroskop menurut Portal-ilmu.com

Pengertian mikroskop bisa dipahami sebagai alat optik yang berguna untuk alat bantu dalam melihat dan mengamati benda -benda yang ukurannya sangat kecil sehingga tidak mampu dilihat dengan hanya mata telanjang. Jadi, secara sederhana mikroskop adalah alat bantu untuk melihat benda -benda berukuran sangat kecil, atau mikro

Pengertian Mikroskop menurut Rumus.co.id

Pengertian mikroskop adalah alat yang di gunakan sebagai pembesar. Biasanya mikroskop di gunakan untuk penelitian. Untuk melihat partikel kecil atau gambar yang berukuran kecil (mikro) alat ini sangat berguna, karena alat ini memiliki sekitar 10x lebih besar melihat dari gambar aslinya

Nah, dari beberapa pengertian tentang mikroskopik diatas, tentu kita bisa menarik kesimpulan. Mikroskop adalah sebuah alat yang digunakan untuk melihat benda atau objek yang ukurannya kecil, bahkan sangat kecil, agar terlihat lebih besar dan bisa dilakukan pengamatan terhadap objek tersebut.

Baca juga : Alat Laboratorium Farmasi Penting Dengan Fungsi dan Gambar

Jika kita mengacu pada pengertian mikroskop menurut rumus.co.id, sebetulnya mikroskop memiliki fitur utama berupa perbesaran objek. Nah, perbesaran inilah yang mempermudah kita melihat objek dengan ukuran sangat kecil (mikro). Perbesaran yang umum pada mikroskop dipasaran adalah 4x, 10x, 40x dan 100x perbesaran.

Biasanya ketika kita membicarakan tentang mikroskop sangat erat kaitannya dengan kata “mikroskopis”, apa sih microscope itu?

Mikroskop adalah sebuah pengertian yang menjelaskan suatu sifat objek yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang karena ukurannya yang kecil. Untuk melihat objek mikroskopis biasanya dibutuhkan alat bantu berupa kaca pembesar, atau bahkan mikroskop itu sendiri.

Kalau seandainya saya perlihatkan beberapa gambar, apakah kalian bisa menebak gambar apakah ini? Mungkinkah ini sebuah objek yang diamati dengan menggunakan mikroskop?

mikroskop-mengamati-objek1 mikroskop-mengamati-objek7 mikroskop-mengamati-objek6 mikroskop-mengamati-objek5 mikroskop-mengamati-objek4

Nah, dari pengertian di atas mungkin kalian sudah ada gambaran mengenai pengertian mikroskop dan sifat mikroskop pada suatu objek. Ketika anda membaca artikel tentang mikroskop, ada juga mungkin akan membaca tentang :

  • Binokuler microscope
  • Cahaya microscope
  • Elektron microscope
  • Stereo microscope
  • Digital microscope
  • Monokuler microscope

 

Sejarah Mikroskop

History of microscope atau sejarah mikroskop, kira-kira berawal dari mana ya? Apakah mungkin mikroskop berawal dari kaca pembesar yang dirangkai sedemikian rupa sehingga meningkatkan fungsinya untuk mengamati objek dengan ukuran yang kecil.

Sejarah-mikroskop

Ketika kita berbicara tentang sejarah mikroskop, tentu kita akan bertemu dengan nama-nama yang asing di pendengaran kita seperti:

  • Zaccharias Janssen and Hans
  • Galileo Galilei
  • Anthony Leeuwenhoek
  • Robert Hooke

Disini mari kita bahas satu persatu mengenai sejarah mikroskop mulai dari pembuatan awal, pengembangan dan perancangan lensa hingga terbentuknya mikroskopik.

Pertama Kali Mikroskop Dibuat

Menggiling kaca untuk kacamata dan kaca pembesar adalah hal biasa selama abad ke-13. Pada akhir abad ke-16 beberapa pembuat lensa Belanda merancang perangkat yang memperbesar objek, tetapi pada tahun 1609 Galileo Galilei menyempurnakan perangkat pertama yang dikenal sebagai mikroskop. Pembuat kacamata Belanda Zaccharias Janssen dan Hans Lipperhey tercatat sebagai orang pertama yang mengembangkan konsep mikroskopik majemuk. Dengan menempatkan berbagai jenis dan ukuran lensa di ujung tabung yang berlawanan, mereka menemukan bahwa benda-benda kecil diperbesar.

Perancangan Lensa Mikroskop

Kemudian pada abad ke-16, Anton van Leeuwenhoek mulai memoles dan menggiling lensa ketika ia menemukan bahwa lensa berbentuk tertentu meningkatkan ukuran gambar. Lensa kaca yang ia ciptakan bisa memperbesar objek berkali-kali. Kualitas lensanya memungkinkan dia, untuk pertama kalinya dalam sejarah, melihat banyak hewan mikroskopis, bakteri, dan detail rumit dari objek umum. Leeuwenhoek dianggap sebagai pendiri studi mikroskop dan memainkan peran penting dalam pengembangan teori sel.

Pengembangan Lensa Akromatik

Mikroskop telah digunakan selama lebih dari 100 tahun sebelum perbaikan besar berikutnya dikembangkan. Menggunakan mikroskop awal itu sulit. Cahaya dibiaskan saat melewati lensa dan mengubah tampilan gambar. Ketika lensa akromatik dikembangkan untuk digunakan dalam kacamata oleh Chester Moore Hall pada tahun 1729, kualitas mikroskop meningkat. Dengan menggunakan lensa khusus ini, banyak orang akan terus meningkatkan ketajaman visual mikroskop.

Peningkatan Mekanik Mikroskop

Selama abad ke-18 dan ke-19, banyak perubahan terjadi baik pada desain housing maupun kualitas mikroskopik. Mikroskopik menjadi lebih stabil dan lebih kecil. Perbaikan lensa memecahkan banyak masalah optik yang umum terjadi pada versi sebelumnya. Sejarah mikroskop melebar dan berkembang dari titik ini dengan orang-orang dari seluruh dunia mengerjakan peningkatan serupa dan teknologi lensa pada saat yang bersamaan.

August Kohler dikreditkan dengan menemukan cara untuk memberikan penerangan mikroskopik yang seragam yang memungkinkan spesimen untuk difoto. Ernst Leitz menemukan cara untuk memungkinkan perbesaran yang berbeda menggunakan satu mikroskopik dengan meletakkan beberapa lensa pada menara bergerak di ujung tabung lensa. Mencari cara untuk memungkinkan lebih banyak warna spektrum cahaya terlihat, Ernst Abbe merancang mikroskopik yang dalam beberapa tahun akan memberi Zeiss alat untuk mengembangkan mikroskop ultraviolet.

Teknologi Modern Meningkatkan Mikroskop

Penemuan mikroskopik memungkinkan para ilmuwan dan cendekiawan untuk mempelajari makhluk mikroskopis di dunia di sekitar mereka. Ketika mempelajari sejarah mikroskopik, penting untuk dipahami bahwa sampai makhluk mikroskopis ini ditemukan, penyebab penyakit dan penyakit diteorikan tetapi masih menjadi misteri.

Mikroskop memungkinkan manusia untuk melangkah keluar dari dunia yang dikendalikan oleh hal-hal yang tidak terlihat dan masuk ke dunia di mana agen penyebab penyakit terlihat, diberi nama dan, seiring waktu, dicegah. Charles Spencer menunjukkan bahwa cahaya mempengaruhi bagaimana gambar dilihat. Butuh lebih dari seratus tahun untuk mengembangkan mikroskopik yang bekerja tanpa cahaya.

Mikroskopik elektron pertama dikembangkan pada tahun 1930-an oleh Max Knoll dan Ernst Ruska. Mikroskopik elektron dapat memberikan gambar partikel terkecil tetapi tidak dapat digunakan untuk mempelajari makhluk hidup. Pembesaran dan resolusinya tak tertandingi oleh mikroskop cahaya.

Fungsi Mikroskop

Apa sih fungsi mikroskopik ? Kalau kalian sebelumnya telah membaca pengertian tentang mikroskopik, tentu sudah ada gambaran tentang fungsi mikroskopik secara umum. Gambaran umum atau fungsi utama dari mikroskopik adalah untuk melihat benda dalam ukuran yang sangat kecil, sehingga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Nah… kira-kira apa saja objek yang biasa dilihat dengan mikroskopik ? Berikut adalah beberapa objek berukuran mikroskopis yang biasa diamati dengan mikroskopik :

  1. Jaringan pada hewan
  2. Jaringan pada tumbuhan
  3. Virus
  4. Bakteri
  5. Protozoa

Berdasarkan pada sumber cahayanya sebetulnya mikroskop dibagi menjadi 2 jenis, yakni mikroskopik cahaya dan mikroskopik elektron. Trus apa sih perbedaan antara mikroskopik cahaya dan mikroskop electron?

Mikroskopik cahaya merupakan jenis mikroskop yang memanfaatkan cahaya(alami atau buatan) sebagai sumber energi untuk memperbesar bayangan objek, sedangkan mikroskopik elektron merupakan jenis mikroskop yang memanfaatkan elektron sebagai sumber energi untuk memperbesar bayangan objek.

Beberapa jenis mikroskopik yang mungkin anda perlu ketahui fungsi dan aplikasi penggunaannya seperti mikroskopik monokuler, mikroskopik binokuler dan mikroskopik trinokuler.

Prinsip Kerja Mikroskop 

Umumnya mikroskop bekerja berdasarkan prinsip bahwa ketika sebuah benda kecil ditempatkan di dalam fokusnya, bayangan benda maya, tegak, dan diperbesar akan terbentuk pada jarak paling jauh dari penglihatan yang jelas dari mata yang dipegang dekat dengan lensa.

Baca juga : Timbangan Analitik – Pengertian, Fungsi, Jenis, Bagian-bagian

Jenis Jenis Mikroskop

Jenis mikroskop pada umumnya dibagi menjadi 2, yakni: mikroskopik cahaya (mikroskop optic) dan mikroskopik elektron. Sedangkan jika mengacu pada istilah jenis-jenis mikroskop yang ada dipasaran tentu menjadi sangat luas, beberapa jenis mikroskop yang mungkin istilahnya familiar di telinga kita diantaranya :

  • Mikroskopik Biological atau mikroskop biologi
  • Stereo Mikroskopik
  • Fluorescence Mikroskopik
  • Monokuler Mikroskopik
  • Binokuler Mikroskopik , contoh spesifikasi klik link berikut : binokuler mikroskop
  • Trinokuler Mikroskopik
  • Metallographic Mikroskopik
  • Polarization Mikroskopik

Nah, jadi banyak ya. Supaya mudah dipahami mari kita urai jenis-jenis mikroskop satu per satu.

Mikroskop cahaya

mikroskopik cahaya merupakan mikroskop yang menggunakan cahaya sebagai sumber energi untuk memperbesar ukuran objek untuk diamati. Cahaya yang digunakan bisa menggunakan cahaya alami seperti matahari atau cahaya buatan seperti lampu. Cahaya ini juga dibantu oleh lensa untuk memfokuskan pada objek yang akan diamati.

mikroskop-cahaya

Beberapa jenis mikroskopik cahaya yang beredar di pasaran memiliki perbesaran yang hampir sama, yakni:

  • 4 kali perbesaran
  • 10 kali perbesaran
  • 40 kali perbesaran
  • 100 kali perbesaran

Mikroskop monokuler

Mikroskopik monokuler merupakan jenis mikroskop yang masuk kedalam kategori mikroskopik cahaya. Mikroskop jenis ini menggunakan 1 lensa okuler untuk mengamati objek yang diletakan pada meja preparat. Jenis mikroskopik monokuler sepertinya merupakan jenis mikroskop dengan desain pertama kali ditemukan, karena jika dilihat dari bentuknya masih terlihat jadul dan ketinggalan zaman. Mikroskopik monokuler biasanya digunakan untuk mengamati objek dengan satu mata saja. Untuk membedakan antara mikroskopik monokuler, binokuler dan trinokuler silahkan lihat gambar berikut.

mikroskop-monokuler-1-lensa

Mikroskop binokuler

Mikroskopik binokuler merupakan jenis mikroskop dengan tipe mikroskopik cahaya seperti pada mikroskopik monokuler, yang membedakannya adalah jumlah lensa okuler yang berjumlah 2. Jika pada mikroskopik monokuler hanya terdapat satu lensa okuler, pada mikroskopik binokuler terdapat dua lensa okuler, itulah yang menyebabkan disebut “bi” diaartikan “dua”. Jika anda sebagai seorang laboran dan diminta untuk melihat objek dengan satu mata atau dua mata, tentu anda akan memilih melihat dengan dua mata, kenyamanan melihat objek dengan dua mata menjadikan mikroskopik binokuler pilihan yang tepat untuk pengguna laboratorium.

Mikroskop-binokuler-2-lensa

Mikroskop trinokuler

Mikroskopik trinokuler merupakan jenis mikroskop dengan tipe mikroskopik cahaya, jika pada mikroskopik monokuler hanya bisa diamati dengan satu mata, mikroskopik binokuler dengan dua mata, maka trinokuler bisa dipasangkan kamera sehingga bisa diamati menggunakan monitor. Bayangkan jika anda seorang tenaga pengajar yang ingin menjelaskan gambaran suatu objek yang diamati dengan menggunakan mikroskop, apa perlu satu persatu siswa melihat ke mikroskop secara bergantian, dengan bantuan kamera dan proyektor tentu akan lebih mudah dalam proses mempresentasikan objek tersebut.

Mikroskop-trinokuler-dilengkapi-dengan-kamer

Mikroskop elektron

Mikroskopik elektron merupakan jenis mikroskop dengan bekerja dengan menggunakan sumber energi dari elektron untuk memperbesar bayangan objek. Mikroskop jenis ini menggunakan medan magnet sebagai pengganti lensa untuk mempusatkan energi pada objek yang diamati. Jika pada mikroskopik cahaya perbesaran yang umum adalah 100 kali perbesaran, maka pada mikroskopik elektron jumlah perbesaran bisa hingga 2 juta kali perbesaran baik menggunakan metode elektro statik maupun elektro magnetik. Jika berbicara tentang mikroskopik elektron kita mungkin akan menemui dua istilah pada jenis mikroskop ini, sebagai berikut :

  • Scanning Electron Microscope (SEM)
  • Transmission Electron Microscope (TEM)

gambar-mikroskop-elektron

Bagian Bagian Mikroskop

Mikroskop sejak awal ditemukannya merupakan sebuah lensa cembung dengan fungsi seperti kaca pembesar. Seiring dengan perkembangannya, desain mikroskop menjadi sangat baik sehingga bisa digunakan dengan mudah oleh para penggunannya. Apa saja sih bagian pada mikroskop? Pada point ini kita akan membahas bagian-bagian pada mikroskop, supaya lebih mudah silahkan lihat gambar ilustrasi ya.

bagian-bagian-pada-mikroskop

Bagian-bagian pada mikroskop:

  • Lensa okuler
  • Lensa Objektif
  • Revolver
  • Meja Preparat atau sample
  • Jepit Preparat
  • Kaki Penyangga
  • Diafragma
  • Lengan Mikroskopik
  • Skala Preparat atau sample
  • Makrometer vertical
  • Mikrometer vertical
  • Makrometer horizontal
  • Mikrometer horizontal
  • Tuas pengatur kecerahan
  • Switch button

Masing-masing bagian pada mikroskopik tentu memiliki fungsinya. Apa saja fungsi bagian pada mikroskop tersebut? Berikut penjelasannya:

Lensa Okuler Mikroskop

Lensa Okuler merupakan lensa yang terletak pada bagian atas mikroskopik, biasanya lensa okuler merupakan lensa yang paling dekat dengan mata observer(pengamat). Perlu diketahui, Lensa okuler berfungsi untuk membentuk banyangan nyata dari lensa objektif. Jumlah lensa okuler pada mikroskopik monokuler berjumlah satu, sehingga hanya bisa dilihat menggunakan sebelah mata. Dan jumlah lensa okuler pada mikroskopik binokuler berjumlah dua, sehingga pengamatan dengan dua mata menjadi lebih nyaman.

Lensa Objektif Mikroskop

Lensa Objektif merupakan lensa yang terletak dekat dengan objek(sample) yang akan diamati. Selain itu, lensa objektif ini membentuk bayangan nyata dari suatu objek, letak lensa objektif biasanya terpasang pada revolver dengan jumlah tiga atau empat buah, tergantung jenis mikroskopik.

Revolver Mikroskop

Revolver merupakan tuas penyangga untuk lensa objektif, secara umum tugas revolver digunakan untuk mempermudah setting nilai pengamatan dari sebuah mikroskopik. Pada point sebelumnya telah dijelaskan jika mikroskopik umum memiliki perbesaran 4x, 10x, 40x dan 100x.

Meja Preparat Mikroskop

Meja preparat merupakan bidang kecil pada mikroskopik yang digunakan untuk meletakan sample yang akan diamati. Biasaya pada meja preparat terdapat capit tau klip yang digunakan untuk memegang sample agar tidak mudah bergeser.

Kaki Penyangga Mikroskop

Kaki penyangga merupakan fitur tambahan pada mikroskopik, fitur ini biasanya tidak selalu tersedia pada mikroskopjadul. Fungsi dari kaki penyangga ini ialah untuk penyangga microscope jika diletakan pada bidang yang tidak datar. Cara menggunakan fitur ini ialah dengan memutarnya hingga mikroskop mendapatkan posisi yang datar dan stabil.

Diafragma Mikroskop

Diafragma merupakan salah satu komponen di mikroskopik yang terletak pada bagian bawah meja preparat, fungsi dari diafragma ini ialah menentukan jumlah cahaya yang masuk atau difokuskan ke sample.

Lengan Mikroskopik

Lengan mikroskopik merupakan salah satu bagian penting dari sebuah mikroskopik, fungsi lengan mikroskopik ini ialah sebagai rangka atau frame mikroskopik itu sendiri. Perlu diketahui, Lengan mikroskopik juga memudahkan penggunakan untuk memindahkan mikroskopik dari satu tempat ke tempat lain, tanpa harus memegang lensa-lensa secara langsung.

Skala Preparat Mikroskop

Skala preparat merupakan fitur tambahan pada meja preparat, fungsi ini sebetulnya tidak selalu tersedia pada setiap mikroskopik dan bersifat optional. Pada kenyataannya skala preparat ini digunakan untuk memudahkan penempatan sample sebelum diamati.

Makrometer dan Mikrometer Mikroskop

Makrometer atau Mikrometer merupakan tuas putar yang tersedia pada mikroskopik, tuas ini biasanya memiliki fitur vertical maupun horizontal. Fungsi dari makrometer dan micrometer ini adalah untuk memfokuskan lensa pada objek yang diamati baik itu secara vertikal maupun secara horizontal. Makrometer bersifat besar, dan mikrometer bersifat kecil.

Tuas Pengatur Kecerahan

Tuang pengatur kecepatan merupakan sebuah potensiometer yang dihubungkan ke bola lampu pada mikroskopik, fungsi dari tuas ini ialah untuk mengatur kecerahan cahaya yang dihasilkan untuk mengamati objek. Tuas ini berhubungan dengan diafragma untuk memfokuskan cahaya pada objek yang diamati.

Cara Menggunakan Mikroskop

Berikut adalah tahapan cara menggunakan mikroskopik secara umum pada mikroskopik dengan jenis mikroskopik cahaya(bukan mikroskopik elektron):

  1. Letakan mikroskopik pada meja yang datar dan stabil, pastikan meja kokoh dan tidak mudah goyah.
  2. Jika mikroskopik menggunakan sumber listrik untuk media pengamatan objek, pastikan kabel mikroskopik menjangkau sumber listrik dan hubungkan.
  3. Sediakan objek yang akan diamati dengan mikroskopik dan letakan dekat dengan mikroskopik.
  4. Longgarkan terlebih dahulu makrometer supaya penempatan objek pada meja preparat bisa dilakukan dengan mudah.
  5. Preparasi sample atau objek yang akan diamati dengan mikroskopik lalu letakan pada meja preparat dan jepit.
  6. Putar revolver untuk memilih perbesaran yang dibutuhkan (4x, 10x, 40x atau 100x) untuk mengamati objek.
  7. Nyalakan lampu untuk mengamati objek pada meja preparat, jika anda menggunakan mikroskopik dengan pencahayaan alami(cahaya matahari) anda perlu melakukan setting cermin untuk memfokuskan cahaya pada objek.
  8. Mulai amati objek yang telah ditempatkan pada meja preparat, jika anda menggunakan mikroskopik tipe monokuler, anda hanya bisa mengamati dengan salah satu mata. Jika anda menggunakan mikroskopik tipe binokuler anda bisa mengamati dengan kedua mata.
  9. Beberapa jenis mikroskopik memiliki beberapa makrometer dan mikrometer pada satu unit mikroskopik, hal ini memudahkan anda dalam mengamati objek.
  10. Putar makrometer atau mikrometer pada pada preparat(geser kanan-kiri) untuk menempatkanya pada posisi yang sesuai.
  11. Putar makrometer atau micrometer pada lengan mikroskop (geser atas-bawah) untuk memfokuskan objek yang sedang diamati.
  12. Mikroskopik yang baik memiliki fitur lampu yang bisa di atur tingkat kecerahannya(terang-redup).
  13. Aturlah revolver lensa untuk memilih perbesaran yang diinginkan, pastikan ketika mengatur revolver lensa perbesaran, jarak antara meja preparat dengan lensa objektif cukup jauh, sehigga tidak terjadi gesekan antara keduanya.
  14. Seiring dengan seringnya menggunakan mikroskopik, tentu kita akan lebih mahir memainkan instrument-instrument pada mikroskopik, namun tetaplah berhati-hati dalam menggunakannnya.

Pemeliharaan dan Perawatan Mikroskop

Pemeliharaan dan perawatan mikroskopik tentu menjadi hal yang vital dalam upaya menekan pembelian alat atau instrument laboratorium. Sekalipun mikroskopik bukan merupakan instrument yang sangat mahal harganya, tentu dengan penggunaan yang wajar, pemeliharaan dan perawatan secara berkala akan meningkatkan lama waktu pakai. Apa saya tips yang diperlukan untuk pemeliharaan dan perawatan mikroskopik, berikut hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan dan perawatan mikroskopik, yaitu:

  1. Pastikan menempatkan mikroskopik pada meja datar, kokoh dan stabil untuk menghindari guncangan.
  2. Tempatkan mikroskopik pada ruangan yang kering dan memiliki suhu ruangan. Tidak lembab dan tidak terlalu panas disiang hari untuk menghindari timbulnya jamur pada bagian lensa.
  3. Matikan lampu mikroskopik jika sudah tidak digunakan, dan putuskan hubungan listrik dengan cara mencabut kabel power dari stop kontak listrik.
  4. Tutup mikroskopik dengan kain penutup, jika wilayah sekitar laboratorium menimbulkan debu berlebih.
  5. Selalu bersihkan mikroskopik setelah anda menggunakannya, untuk menghindari noda ataupun jamur.
  6. Gunakan mikroskopik secara bijak, lakukan pengamatan objek dengan cara yang hati-hati. Baik saat memutar revolver untu memilih lensa objektif, maupun ketika memurat makrometer dan micrometer.

Pastikan mencopot seluruh bagian mikroskopik jika ingin dibawa dalam jarak yang cukup jauh, untuk menghindari kerusakan komponen. Akan lebih mudah jika anda tetap menyimpan packaging (dus) mikroskopik untuk kemudahan saat mikroskopik akan dibawa bepergian.

Spesifikasi Mikroskop

Spesifikasi mikroskop untuk  masing-masing pengguna tentu berbeda beda. Sebut saja mikroskopik untuk kalangan pelajar, tentu berbeda dengan mikroskopik untuk kalangan mahasiswa, berbeda pula dengan mikroskopik yang digunakan oleh para ahli. Mungkin saja pelajar cukup dengan mikroskopik monokuler, tapi para ahli mungkin perlu mikroskopik binokuler, trinokuler atau bahkan mikroskopik elektron.

Pada point ini kita akan membahas spesifikasi mikroskopik yang tepat untuk kalangan pelajar atau mahasiswa, berikut merupakan  salah satu spesifikasi mikroskopik binokuler yang tepat untuk kalangan pelajar dan mahasiswa:

Mikroskop Kruss Type MBL 2000

spesifikasi-mikroskop-binokuler-kruss-mbl-2000

Merupakan mikroskopik yang binokuler yang tepat untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Pemeriksaan makanan herbal dan bahan makanan
  • Dalam bidang biologi: mengidentifikasi struktur sel hewan atau tumbuhan
  • Gemmologi dan Earth Sciences: mengidentifikasi dan mengklasifikasikan mineral dan batuan, analisis batu permata
  • Material research
  • Forensik : menganalisa dan mengidentifikasi barang palsu
  • Kedokteran: Pemeriksaan kulit dan sel, tes darah
  • Lingkungan: Analisis air (hidrobiologi) di perairan dan instalasi pengolahan limbah

Spesifikasi mikroskopik binokuler Kruss MBL 2000

OPTICAL HEAD Inclined optical head,
Symmetrical eye distance adjustment (55 – 75 mm),
Dioptre compensation with scale
OBJECTIVE REVOLVER Quadruple
OBJECTIVES Achromatic
4x 0.10 NA 17.04 mm working distance
10x 0.25 NA 8.05 mm working distance
40x 0.65 NA 0.32 mm working distance
100x 1.25 NA 0.13 mm working distance
EYEPIECES 10x, focal length 25 mm
CONDENSER Double lens ABBE Condenser, NA 1.25, with centering, height adjustment and filter holder
ILLUMINATION 6 V 20 W (or 30 W) halogen bulb with brightness control.
LED for models with the description LED
MICROSCOPE STAGE With 0.1 mm increment memory scale, left-right range of movement 74 mm, forwards – backwards 30 mm.
STAND Made of metal with coaxial coarse/fine knob with a range of 30 mm each.
The right coarse adjustment knob comes with a mobility adjustment, the left coarse adjustment knob comes with a quick focusing adjustment
ACCESSORIES Iris diaphragme, pivoting filter holder, height adjustment, glass filters in blue, yellow and green

FAQ Alat Mikroskop

Apa yang dimaksud dengan mikroskop ?

mikroskop atau mikroskopik adalah alat laboratorium yang digunakan untuk melihat objek dengan ukuran kecil, karena sangat kecilnya objek yang diamati sehingga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Siapa yang pertama kali menciptakan mikroskop ?

Ada beberapa tokoh yang ikut serta dalam menciptakan mikroskopik, yaitu :

  • Zaccharias Janssen and Hans
  • Galileo Galilei
  • Anthony Leeuwenhoek
  • Robert Hooke

Apa fungsi alat mikroskop ?

Alat mikroskopik berfungsi untuk mengamati atau melihat benda kecil yang tidak dapat dilihat secara langsung.

Apa saja jenis jenis mikroskop ?

  • Mikroskopik Biological atau mikroskopik biologi
  • Stereo Mikroskopik
  • Fluorescence Mikroskopik
  • Monokuler Mikroskopik
  • Binokuler Mikroskopik
  • Trinokuler Mikroskopik
  • Metallographic Mikroskopik
  • Polarization Mikroskopik

Bagaimana prinsip kerja dari mikroskop ?

Umumnya mikroskopik bekerja berdasarkan prinsip bahwa ketika sebuah benda kecil ditempatkan di dalam fokusnya, bayangan benda maya, tegak, dan diperbesar akan terbentuk pada jarak paling jauh dari penglihatan yang jelas dari mata yang dipegang dekat dengan lensa.

Bagian apa saja yang terdapat dalam alat mikroskop ?

  • Lensa okuler
  • Lensa Objektif
  • Revolver
  • Meja Preparat atau sample
  • Jepit Preparat
  • Kaki Penyangga
  • Diafragma
  • Lengan Mikroskopik
  • Skala Preparat atau sample
  • Makrometer vertical
  • Mikrometer vertical
  • Makrometer horizontal
  • Mikrometer horizontal
  • Tuas pengatur kecerahan
  • Switch button

Bagaimana cara menggunakan mikroskop ?

  1. Letakan mikroskopik pada meja yang datar dan stabil, pastikan meja kokoh dan tidak mudah goyah.
  2. Jika mikroskopik menggunakan sumber listrik untuk media pengamatan objek, pastikan kabel mikroskopik menjangkau sumber listrik dan hubungkan.
  3. Sediakan objek yang akan diamati dengan mikroskopik dan letakan dekat dengan mikroskopik.
  4. Longgarkan terlebih dahulu makrometer supaya penempatan objek pada meja preparat bisa dilakukan dengan mudah.
  5. Preparasi sample atau objek yang akan diamati dengan mikroskopik lalu letakan pada meja preparat dan jepit.
  6. Putar revolver untuk memilih perbesaran yang dibutuhkan (4x, 10x, 40x atau 100x) untuk mengamati objek.
  7. Nyalakan lampu untuk mengamati objek pada meja preparat, jika anda menggunakan mikroskopik dengan pencahayaan alami(cahaya matahari) anda perlu melakukan setting cermin untuk memfokuskan cahaya pada objek.
  8. Mulai amati objek yang telah ditempatkan pada meja preparat, jika anda menggunakan mikroskopik tipe monokuler, anda hanya bisa mengamati dengan salah satu mata. Jika anda menggunakan mikroskopik tipe binokuler anda bisa mengamati dengan kedua mata.
  9. Beberapa jenis mikroskopik memiliki beberapa makrometer dan mikrometer pada satu unit mikroskopik, hal ini memudahkan anda dalam mengamati objek.
  10. Putar makrometer atau mikrometer pada pada preparat(geser kanan-kiri) untuk menempatkanya pada posisi yang sesuai.
  11. Putar makrometer atau micrometer pada lengan mikroskopik (geser atas-bawah) untuk memfokuskan objek yang sedang diamati.
  12. Mikroskopik yang baik memiliki fitur lampu yang bisa di atur tingkat kecerahannya(terang-redup).
  13. Aturlah revolver lensa untuk memilih perbesaran yang diinginkan, pastikan ketika mengatur revolver lensa perbesaran, jarak antara meja preparat dengan lensa objektif cukup jauh, sehigga tidak terjadi gesekan antara keduanya.
  14. Seiring dengan seringnya menggunakan mikroskopik, tentu kita akan lebih mahir memainkan instrument-instrument pada mikroskopik, namun tetaplah berhati-hati dalam menggunakannnya.

Apa fungsi lengan mikroskop ?

Fungsi lengan mikroskopik ini adalah sebagai rangka atau frame mikroskopik itu sendiri. Perlu diketahui, Lengan mikroskopik juga memudahkan penggunakan untuk memindahkan mikroskopik dari satu tempat ke tempat lain, tanpa harus memegang lensa-lensa secara langsung.

Mungkin anda akan kesulitan menemukan spesifikasi teknis dari mikroskopik yang anda butuhkan, silahkan diskusikan kebutuhan anda kepada kami, semoga kami bisa membantu. Klik link berikut untuk menyampaikan kebutuhan anda  PT. Andaru Persada Mandiri . Bisa hubungi WA : 087777277740 atau Telp : 0251-7504679 atau Alamat di googlemaps.

Demikian artikel tentang mikroskop  kita sudah membaca point-point:

  • pengertian mikroskopik
  • sejarah mikroskopik
  • fungsi mikroskopik
  • jenis-jenis mikroskopik
  • bagian-bagian pada mikroskopik
  • cara menggunakan mikroskopik, perawatan dan pemeliharaan mikroskopik
  • spesifikasi mikroskopik yang tepat untuk kalian gunakan di laboratorium

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda, mohon bantuan berikan rate pada artikel ini. Sekian dan tentu saja Terima Kasih.

Ditulis Oleh : YAP

22 Comments

  1. terima kasih yaaah
    artikel ini sangat bermanfaat bagi saya yang sedang mencari referensi tugas mata kuliah biologi monokuler
    🙂 🙂

    1. Terima kasih kembali telah membaca artikel kami, untuk membaca artikel lainnya silahkan klik menu blog pada bagian atas halaman.

  2. Terimakasih artikel ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan saya tentang macam-macam mikroskop😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat