Cara Menggunakan Laminar Air Flow Yang Benar untuk Pemula

Cara Menggunakan Laminar Air Flow – Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan alat yang satu ini bukan?alat unik yang jika baru pertama kali melihat, kita akan dibuat takjub karena ukurannya yang tidak kecil. Tak berhenti sampai situ, jika sudah tau fungsi dan cara menggunakannya, kita pasti akan lebih takjub.

Ya, LAF atau Laminar Air Flow ini merupakan alat yang biasa digunakan pada praktikum di dunia kesehatan, lebih tepanya pada bidang farmasi dan kimia. Alat ini kerap kali diigunakan untuk melakukan inokulasi terhadap bakteri yang biasa digunakan pada mata kuliah mikrobiologi.

cara-menggunakan-laminar-air-flow-yang-benar-untuk-pemula

Tak hanya pada saat kuliah melakukan praktikum, tapi juga pada dunia kerja dan industri makanan, pada beberapa industri makanan pada bagian produksi nya, Laminar Air Flow tak jarang digunakan sebagai uji mikrobiologi pada makanan yang akan diproduksi oleh industri tersebut.

Sebagai mahasiswa, kita tentu masih disebut pemula untuk menggunakan alat tesebut, nah agar kita tidak “gerogi”saat menggunakannya, ada beberapa prosedur yang bisa diterapkan, diantaranya pertama-tama pastikan kita sudah menghubungkan Laminar Air Flow, selanjutnya, aktifkan lampu Ultra Violet selama kurang lebih 15-20 menit, lalu tinggalkan.

Baca juga : Laminar Air Flow Yang Ideal Untuk Kebutuhan Laboratorium Anda

Setelah itu, kita kembali dan matikan lamu Ultra Violet yang kita nyalakan tadi, dan diiringi dengan mematikan lampu penerangan. Selanjutnya, nyalakan blower. Blower sendiri merupakan alat atau mesin yang digunakan untuk menaikkan atau memperbesar tekanan udara atau gas yang dialirkan dalam suatu ruangan tertentu juga sebagai pengisapan atau pemvakuman udara atau gas yang terdapat pada Laminar Air Flow.

Setelah itu, baru kita bisa melakukan pengujian dengan cara steril. Eits, tunggu dulu, sterilisasi sebelum menggunakan Laminar Air Flow tidak hanya bagi kita dan media untuk bakteri yang digunakan, tapi juga pada ala-alat yang kita gunakan.

Alat-alat yang digunakan seperti cawan petri, tabung reaksi, kaca arloji, penjepit dan alat lainnya haruslah terjamin sterilitasnya. Ya, sebelum kita gunakan saat praktikum, semua alat tersebut harus sudah melewati proses sterilisasi yang dilakukan dengan cara mencuci bersih semua alat yang digunakan, semprot dengan etanol atau alkohol, lap dengan kain yang bersih semua alat untuk kemudian dibungkus dengan kertas aluminium foil.

Tak berhenti sampai situ, setelah itu semua alat dimasukkan ke dalam autoklaf dan dilakukan pemanasan selama kurang lebih 3 hari. Hal ini dilakukan agar saat hendak menggunakan alat tersebut, bakteri dan mikroba sudah tidak menempel dan tidak akan mengganggu ataupun merusak praktikum yang sedang kita jalani.

Demikian artikel tentang Cara Menggunakan Laminar Air Flow Yang Benar untuk Pemula, semoga dengan membaca artikel sederhana ini anda bisa mengerti tentang cara menggunakan laminar air flow yang benar dan menjadi ahli. By the way, jika ada teman-teman yang memiliki urutan cara menggunakan laminar air flow boleh komentar di bawah ya, sekian dan terima kasih.

Ditulis oleh : DNA

Cara Menggunakan Laminar Air Flow Yang Benar untuk Pemula
Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat