Laminar Air Flow (LAF) – Pengertian, Fungsi, dan Penggunaannya

Laminar Air Flow adalah salah satu alat laboratorium yang biasa digunakan sebagai media kerja yang steril pada proses inokulasi atau penanaman bakteri di bidang mikrobiologi. Pada artikel ini penulis akan membahas informasi lengkap tentang laminar air flow. Supaya pembahasan lebih mudah dipahami oleh orang awam, kita akan mulai pembahasannya dari Pengertian Laminar Air Flow, Fungsi Laminar Air Flow, Prinsip Kerja Laminar Air Flow, Bagian Bagian Pada Laminar Air Flow, Cara Menggunakan Laminar Air Flow, Cara Merawat Laminar Air Flow di Laboratorium, Spesifikasi Laminar Air Flow, Harga Laminar Air Flow, Gambar Laminar Air Flow, FAQ Laminar Air Flow.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium yang memiliki produk laminar air flow ideal untuk laboratorium anda. Bagi anda yang membutuhkan alat laminar air flow bisa menghubungi kami via whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link produk laminar air flow tersedia pada tautan : Laminar Air Flowjual-alat-laboratorium-kontak-whatsapp-apm

laminar-air-flow-pengertian-fungsi-bagian-cara-kerja-gambar

Baca juga : Daftar Alat Laboratorium Beserta Fungsinya

Pengertian LAF (Laminar Air Flow)

LAF (Laminar Air Flow) atau clean bench merupakan instrumen yang hampir selalu ada pada laboratorium biologi, farmasi, kimia maupun kesehatan. Secara umum, alat ini dapat menyediakan ruang kerja steril yang bebas dari kontaminan atau virus lain.

Jika anda mahasiswa biologi atau laboran sudah tidak asing lagi dengan alat ini. Alat ini sangat berperan penting dalam proses inokulasi. Inokulasi merupakan proses penanaman atau pemindahan bakteri ke media yang lebih spesifik dengan ketelitian tinggi. Perlu diketahui, ternyata ada beberapa yang mengeluarkan pendapat tentang alat LAF (Laminar Air Flow) yang perlu dipahami juga. Seperti apa pengertiannya, yuk kita simak.

Pengertian Laminar Air Flow Menurut Lab Nusantara

Laminar Air Flow adalah alat laboratorium yang bekerja dengan mengalirkan udara steril secara terus menerus melewati beberapa komponen sehingga tempat yang digunakan akan terbebas dari debu, spora, kotoran dan virus penyebab kontaminasi.

Pengertian Laminar Air Flow Menurut Air Science

Laminar Air Flow adalah lemari kerja dengan aliran laminar yang menyediakan udara yang sudah tersaring di seluruh permukaan kerja untuk terhindar dari kontaminasi. Alat LAF ini awalnya dibuat untuk melengkapi teknologi ruang bersih dan saat ini digunakan di berbagai spektrum industri termasuk penelitian, manufaktur, kedirgantaraan, biosains, produksi farmasi, dan industri makanan. Alat ini juga sering dijumpai di berbagai macam instansi kesehatan seperti rumah sakit, klinik, laboratorium dan fasilitas medis lainnya yang ada di seluruh dunia.

Pengertian Laminar Air Flow Menurut IBS

Laminar Air Flow adalah suatu alat dengan bentuk meja kerja yang mendukung kegiatan penanaman. Secara spesifik alat ini digunakan untuk proses persiapan bahan tanaman, atau penanaman serta pemindahan tanaman dalam proses tanam menanam. Prinsip Kerja Laminar Air Flow secara singkat adalah dengan cara meniupkan udara yang steril secara terus menerus dan juga konsisten.

Melihat dari beberapa pengertian di atas, tentu kita bisa menarik kesimpulan sederhana. Laminar air flow adalah sebuah alat laboratorium yang digunakan untuk mengalirkan udara bersih secara terus-menerus. Hal ini dilakukan agar wilayah kerja terbebas dari debu, kotoran, spora dan partikel lainnya yang tidak diharapkan. Dan ternyata laminar air flow tidak hanya digunakan pada laboratorium biologi saja, namun di beberapa bidang lainnya seperti :

  • Industries manufacturing
  • Aerospace
  • Bioscience
  • Pharmaceutical
  • Food processing
  • Medical preparations and facilities
  • Rumah Sakit
  • Klinik

Dibawah ini adalah gambaran bentuk laminar air flow besar yang nyaman untuk digunakan di laboratorium :

gambar-laminar-air-flow-luas-nyaman-digunakan

Dari gambar di atas tentu akan ada pertanyaan baru, apakah laminar air flow bentuknya sebesar itu? Maka, jawabannya adalah perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Ukuran laminar air flow sebetulnya bisa di sesuaikan dengan kebutuhan, bahkan material penyusunnya juga bisa disesuaikan dengan aplikasi yang akan kita gunakan. Sebelum masuk ke spesifikasi laminar air flow yang ideal, mari kita bahas fungsi dari laminar air flow terlebih dahulu.

Baca juga : Konsultan Alat Laboratorium

Fungsi LAF (Laminar Air Flow)

Mengacu pada jurnal “Peran Laminar Air Flow Cabinet Dalam Uji Mikroorganisme Untuk Menunjang Keselamatan Kerja Mahasiswa Di Laboratorium Mikrobiologi” yang ditulis oleh Sri Harjanto dan Raharjo. Menyimpulkan bahwa : “Keamanan dan keselamatan kerja dilingkungan laboratorium sangat dibutuhkan terutama dalam hal masalah mikroorganisme”.

Perlu diketahui, fungsi laminar air flow bukan hanya menyediakan tempat atau meja kerja yang steril, bebas dari fungi, mikroba, bakteri, atau debu lainnya yang dapat menyebabkan kontaminasi. Melainkan dengan menggunakan laminar air flow diharapkan laboran atau pengguna bisa merasa aman dari paparan bakteri atau mikro organisme yang mungkin saja berbahaya dan bisa merusak bahan yang akan digunakan pada pengujian.

fungsi-laminar-air-flow-membunuh-bakteri

Selain itu, alat LAF (Laminar Air Flow) juga berfungsi untuk meningkatkan keberhasilan suatu eksperimen atau pengujian yang dilakukan di dalam laboratorium. Hal ini dimaksudkan agar proses inokulasi tidak tercampur dengan mikroba lain yang tidak diinginkan. Lalu akan ada pertanyaan baru, “apakah laminar air flow memiliki  fungsi yang sama dengan biological safety cabinet?” untuk jawaban atas pertanyaan ini silahkan tunggu artikel kami yang akan membahas tentang “perbedaan laminar air flow dengan bio safety cabinet”

Setelah anda mengetahui mengenai fungsi laminar air flow, hal lainnya yang perlu anda ketahui adalah prinsip kerja laminar air flow. Hal ini menjadi penting karena suatu saat laminar air flow yang anda miliki mungkin saja mengalami kendala, jadi anda tahu sedikit tentang kendala dan cara perbaikannya.

Prinsip Kerja LAF (Laminar Air Flow)

Pada dasarnya prinsip kerja laminar air flow sangatlah sederhana. Alat Laminar Air Flow (LAF) ini bekerja dengan menghirup udara dari luar, lalu dilakukan penyaringan hingga bersih dan dihembuskan di dalam ruang alat laminar air flow. Hembusan angin pada laminar air flow diharapkan bisa konstan atau stabil. Bentuk laminar air flow biasanya berupa kubus, hal ini dimaksudkan untuk memperluas meja kerja pengguna dan mengurangi kemungkinan turbulensi hembusan angin. Turbulensi bisa saja menyebabkan pengendapan debu atau kotoran di sekitaran clean bench.

Jenis laminar air flow yang beredar di pasaran indonesia biasanya berupa:

  • Vertical laminar air flow. Jenis laminar air flow ini menghembuskan udara dari atas ke bawah, kemudian keluar melalui bagian bawah ruang kerja. lihat gambar untuk lebih memahami

skema-laminar-air-flow-vertical

  • Horizontal laminar air flow. Merupakan jenis laminar air flow yang menghembuskan udara dari depan ke belakang, yang artinya kemungkinan besar lebih luas penyebaran udara di ruang kerja. lihat gambar untuk lebih memahami.

skema-laminar-air-flow-horizontal

Pada laminar air flow terdapat bagian-bagian yang perlu anda ketahui, yakni:

  • Panel Operasi
  • Ruang Kerja
  • Lampu UV
  • Lampu LED
  • Blower
  • Pre Filter
  • HEPA(High-Efficiency Particulate Air) Filter
  • ULPA (Ultra-Low Particulate Air) Filter

Dimulai dengan udara yang masuk dengan cara dihisap, udara akan melewati sebuah saringan yang dinamakan dengan pre filter. Pre filter biasanya memiliki ukuran berkisar di 5 micro meter, sehingga debu dan kotoran tidak bisa melewati saringan ini. Udara masuk ini memang sudah melewati filter, namun tidak cukup baik. Maka dari itu dibantu dengan blower dihembuskan kembali melewati HEPA Filter. Jika dirasa perlu lebih steril lagi, maka bisa dilewatkan ke ULPA Filter.

Nah, secara umum prinsip kerja laminar air flow adalah seperti pada point di atas. Namun pada penerapannya tidak seperti itu, akan ada banyak metode pengukuran untuk mendapat hembusan udara ideal yang steril untuk mulai bekerja dengan laminar air flow.

Bagian Bagian Pada LAF (Laminar Air Flow)

Setelah mengetahui alat Laminar Air Flow secara umum, anda juga harus mengetahui ada beberapa komponen yang juga ikut serta dalam proses penggunaannya. Berikut ini bagian-bagian LAF (Laminar Air Flow) yang perlu anda ketahui:

bagian-bagian-laminar-air-flow

Panel Kendali Laminar Air Flow

saklar-panel-laminar-air-flow-led-uv-blower

Pada panel kendali laminar air flow biasanya terdapat beberapa tombol yang digunakan untuk pengaturan operasional laminar air flow. Biasanya terdapat beberapa jenis panel kendali laminar air flow, seperti:

  • Panel kendali laminar air flow tipe manual. jenis ini biasanya terdapat beberapa switch atau saklar yang digunakan untuk lampu uv, lampu led dan blower.
  • Panel kendali laminar air flow tipe automatic. Tipe yang satu ini lebih modern dibantung tipe manual, sudah terdapat LCD atau screen yang digunakan untuk monitoring status led, uv ataupun blower. Pada tipe ini mungkin saja disematkan micro controller untuk mempermudah penggunaan. Beberapa jenis laminar air flow bahkan sudah mendukung fitur touch screen.

Lampu LED Laminar Air Flow

lampu-led-laminar-air-flow

Penggunaan lampu LED pada laminar air flow adalah untuk memberikan pencahayaan yang cukup. Beberapa jenis lampu led yang tersedia di pasaran indonesia bahkan sudah bisa diatur tingkat kecerahannya. Pada tipe panel manual biasanya hanya bisa di atur on-off saja, tanpa bisa diatur tingkat kecerahannya, namun pada tipe automatic mungkin saja bisa di atur tingkat kecerahannya.

Lampu UV Laminar Air Flow

lampu uv-laminar-air-flow

Fungsi lampu uv pada laminar air flow digunakan untuk sterillisasi, mereduksi bakteri dengan cara yang aman. Menyalakan lampu uv pada laminar air flow biasanya dilakukan 30 menit sebelum digunakan, yakni ketika proses persiapan, dan akan dimatikan ketika laboran sudah mulai bekerja.

Pre Filter Laminar Air Flow

pre-filter-laminar-air-flow

Pada laminar air flow setidaknya akan ada 2 filter yang digunakan untuk menyaring udara. Pre filter yang sudah pasti ada pada laminar air flow. Filter ini digunakan menyaring udara masuk, ukuran pori-pori pada pre filter berkisar di 5 mikro meter. Pre filter adalah filter pertama, jadi setelah udara masuk akan ada filter selanjutnya yang melakukan tugas membersikan udara dari bakteri ataupun virus.

Hepa Filter Laminar Air Flow

hepa-filter-laminar-air-flow ulpa-filter-laminar-air-flow

Hepa dan Ulpa filter pada laminar air flow memiliki peran yang sangat penting. Bagian yang satu ini biasnya mesti dilakukan pengecekan atau penggantian secara berkala untuk memberikan performa yang baik terhadap kualitas udara yang dihembuskan oleh laminar air flow. Hepa filter memiliki kepanjangan (High Efficiency Particulate Air) dan Ulpa filter adalah (Ultra Low Particulate Air).

Blower Laminar Air Flow

blower-laminar-air-flow

Fungsi utama blower pada laminar air flow adalah untuk menghembuskan udara bersih yang telah di saring oleh filter ke ruang kerja dan akan keluar dari posisi atas atau depan. Hembusan udara pada laminar air flow diusahakan tidak terlalu kencang dan tidak juga terlalu lemah. Biasanya akan dilakukan pengecekan kekuatan hembusan angin menggunakan alat anemometer.

Microcontroller Laminar Air Flow

microcontroller-filter-laminar-air-flow

Penanaman microcontroller pada laminar air flow mungkin saja masih jarang dilakukan, namun belakang ini sudah ada beberapa fitur dari laminar air flow yang disematkan micro controller. Hal ini biasanya dilakukan untuk melakukan lama setting persiapan laminar air flow.

Frame Penyangga LAF (Laminar Air Flow)

kaki-penyangga-laminar-air-flow

Bentuk laminar air flow yang besar dan berat tentu saja memerlukan dudukan yang kuat dan stabil. Frame penyangga pada laminar air flow biasanya terbuat dari besi atau rangka baja yang memang diperuntukan untuk menopang benda berat seperti laminar air flow. Hal yang mempengaruhi berat laminar air flow selain ukuran adalah material penyusun.

Roda Laminar Air Flow

roda-laminar-air-flow

Walapun laminar air flow akan jarang dipindah-pindah posisinya, namun hal ini mungkin saja tetap dilakukan suatu saat. Entah ketika renovasi laboratorium atau memang perlu dipindahkan karena ada penambahan alat laboratorium lainnya.

Cara Menggunakan LAF (Laminar Air Flow)

Setiap penggunaan instrument atau alat laboratorium tentu memiliki tahapan tahapan yang perlu di jalankan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir resiko yang mungkin saja terjadi, baik resiko kepada pengguna maupun resiko kerusakan alat. Berikut adalah beberapa tahapan dasar yang perlu anda ketahui sebelum menggunakan laminar air flow:

  1. Mengetahui dan memahami SOP atau petunjuk keselamatan penggunaan laminar air flow.
  2. Lakukan pengecekan setidaknya untuk fungsi blower, lampu uv dan lampu led sebelum menggunakan.
  3. Tidak diperbolehkan menggunakan laminar air flow dalam keadaan rusak.
  4. Sebelum penggunaan laminar air flow diwajibkan untuk melakukan persiapan dengan membersihkan laminar air flow dengan alkohol dan menyalakan lampu uv serta blower selama kurang lebih 30 menit.
  5. Kaca atau akrilik harus selalu pada posisi yang benar, terutama ketika sudah mulai bekerja.
  6. Siapkan dan masukan alat dan bahan secukupnya pada meja kerja laminar air flow, dengan terlebih dahulu dilakukan sterillisasi.
  7. Hindari penggunaan bunsen di dalam laminar air flow, karena memungkinan merusak filter dengan suhu panas yang dipaparkan.
  8. Hindari bekerja secara berkelompok pada laminar air flow yang sama, terlebih jika banyak orang hilir mudik melintas di depan laminar air flow.
  9. Bersihkan laminar air flow setelah digunakan dan pastikan meninggalkan dalam keadaan bersih.
  10. Matikan lampu uv, led dan blower setelah selesai digunakan.

Setelah membaca uraian cara menggunakan laminar air flow di atas, hal paling penting berada di point satu. Yakni pengguna atau laboran harus mengetahui dan memahami SOP penggunaan laminar air flow. Jika anda seorang mahasiswa pastikan untuk menyimak dengan baik ketika dosen sedang menjelaskan bagaimana cara menggunakan laminar air flow yang baik dan benar.

Cara Merawat Laminar Air Flow di Laboratorium

Setiap alat laboratorium pasti akan memiliki masa berakhir dalam penggunaannya, untuk memperpanjang masa tersebut salah satunya adalah dengan cara merawat alatnya. Perawatan pada alat LAF ini dilakukan untuk mencegah kerusakan dan memperpanjang masa penggunaannya. Jenis  perawatan alat LAF ini ada 3 macam yaitu perawatan sederhana, perawatan menengah dan perawatan khusus. Masing-masing perawatan tersebut akan dibahas dibawah ini .

Perawatan Sederhana Laminar Air Flow :

  1. Keadaan pre filter harus selalu diperhatikan. Jika terlihat debu atau kotoran yang menempel segera dicuci, keringkan, lalu pasang kembali.
  2. Rutin membersihkan HEPA filter menggunakan angin compressor yang bertekanan tinggi
  3. Ketika digunakan, buka kaca penutup bagian atas agar lampu UV dapat terefesiensi dengan baik.

Perawatan Menengah Laminar Air Flow :

  1. Bersihkan laminar air flow menggunakan kain basah. Perlu diperhatikan, bagian HEPA filter tidak boleh terkena air sedikit pun supaya bisa berfungsi dengan baik.
  2. Selama proses perawatan, nyalakan kipas LAF selama 1 jam dengan kecepatan yang maksimal.
  3. Bagian dalam sebaiknya dibersihkan menggunakan alkohol atau desinfektan.
  4. Lampu UV harus tetap menyala walaupun kipas tidak berfungsi.
  5. Untuk mencegah terjadinya kontaminasi, sebaiknya Laminar Air Flow di bersihkan lagi menggunakan alkohol atau cairan desinfektan.

Perawatan Khusus Laminar Air Flow : 

  1. Rutin memberikan pelumas seperti minyak pada kipas LAF supaya berputar dengan lancar. Minyak yang digunakan biasanya minyak pelumas untuk mesin jahit.
  2. Jika pre-filter sudah tidak layak digunakan atau rusak, bisa diganti dengan grass fibre filter. Bila tidak ada, dapat diganti dengan filter biasa atau kapas aquarium.
  3. Untuk perawatan yang lebih baik, HEPA filter dibersihkan tiap 6 bulan sekali dan diganti tiap 24 bulan dari awal penggunaan.
  4. Penggantian filter pada Laminar Air Flow harus diperhatikan agar semua lubang dapat tertutup dengan silicon rubber. Hindari benda tajam dari HEPA filter karena akan mengakibatkan kerusakan dan robek pada lapisan filter sehingga banyak udara yang masuk ke dalam. Udara tersebut akan memancing kotoran lain yang masuk sehingga dapat menyebabkan kontaminasi.

Spesifikasi LAF (Laminar Air Flow)

laminar-air-flow-ideal-untuk-laboratorium-anda

Untuk mendapatkan laminar air flow yang ideal untuk kebutuhan laboratorium anda, tentu perlu dilakukan peninjauan lebih lanjut mengenai spesifikasi yang sesuai. Ada beberapa hal yang perlu anda ketahui sebelum membeli laminar air flow, yakni:

  • Ukuran atau dimensi. Hal ini menjadi penting, terlebih ketika anda memiliki keterbatasan ukuran ruangan, kenyamanan bekerja dan ukuran pintu masuk.
  • Material penyusun laminar air flow. Jika anda sudah mulai fokus berbicara tentang laminar air flow, artinya anda sudah mulai fokus ke bagian furniture laboratorium. Memilih material yang tepat untuk furniture laboratorium sangatlah penting. Berkut beberapa material penyusun furniture laboratorium yang perlu anda ketahui : Plastic Laminate, Metal, Polypropylene, Wood, Phenolic Resin, Stainless Steel.
  • Fitur utama dan pelengkap lainnya yang mendukung efisiensi kerja di laboratorium.

Berikut adalah contoh spesifikasi LAF (Laminar Air Flow) secara detail:

Material Steel Powder Coating
Outer Dimension 1430 x 2400 x 800 mm
Thickness 1 mm
Door System Sliding door
Sash Glass 5 mm
Work Top Stainless Steel
UV Lamp 15 watt
LED Lamp 15 watt
Filter Efficiency 99%
Air flow speed 0,3-0.5 m/s

spesifikasi-laminar-air-flow

Untuk anda yang membutuhkan laminar air flow yang ideal untuk kebutuhan laboratorium silahkan hubungi PT. Andaru Persada Mandiri selaku Distributor Alat Laboratorium di nomor Telepon : (0251) 7504679 atau WhatsApp di Nomor : +6287777277740

Dapatkan konsultasi gratis laminar air flow dan alat instrument lainnya untuk anda yang berkonsultasi sekarang. Dapatkan penawaran dengan harga terbaik dan layanan purna jual yang lengkap.

Harga LAF (Laminar Air Flow)

Berapa sih kisaran harga laminar air flow saat ini?” Mungkin itu yang ada di pikiran anda saat ini, anda mulai kebingungan mendapatkan berapa kisaran harga laminar air flow. Sekedar informasi saja, kisaran harga laminar air flow di tahun 2021 ini berkisar di 40 Juta hingga 150 Jutaan. Hal ini tentu saja dipengaruhi ukuran atau dimensi, material penyusun dan hal-hal lainnya. Untuk itu penentuan harga laminar air flow tidak dapat dipatok secara multak.

Gambar Laminar Air Flow

Berikut ini adalah beberapa gambar laminar air flow yang mungkin saja bisa anda gunakan untuk keperluan desain, tugas mahasiswa atau referensi pendukung lainnya.

laminar-air-flow-design-1

laminar-air-flow-design-2 laminar-air-flow-design-3 laminar-air-flow-design-4 laminar-air-flow-design-5 laminar-air-flow-design-6 laminar-air-flow-design-7 laminar-air-flow-design-8

laminar-air-flow-gambar-jadi-2 laminar-air-flow-gambar-jadi-3 laminar-air-flow-gambar-jadi-4 laminar-air-flow-gambar-jadi-5

FAQ Laminar Air Flow (LAF)

Apa itu Laminar Air Flow ?

Laminar Air Fow (LAF) adalah alat laboratorium berbentuk ruang kerja yang steril pada proses pengujian mikrobiologi sehingga terhindar dari virus atau patogen penyebab kontaminasi.

Apa fungsi dari Laminar Air Flow ?

Alat Laminar Air Flow berfungsi sebagai meja kerja pada proses penanaman bakteri sehingga dapat meningkatkan keberhasilan eksperimen yang dilakukan pada bidang mikrobiologi

Bagaimana prinsip kerja dari Laminar Air Flow ?

Pada dasarnya prinsip kerja laminar air flow sangatlah sederhana. Alat Laminar Air Flow (LAF) ini bekerja dengan menghirup udara dari luar, lalu dilakukan penyaringan hingga bersih dan dihembuskan di dalam ruang alat laminar air flow. Hembusan angin pada laminar air flow diharapkan bisa konstan atau stabil. Bentuk laminar air flow biasanya berupa kubus, hal ini dimaksudkan untuk memperluas meja kerja pengguna dan mengurangi kemungkinan turbulensi hembusan angin. Turbulensi bisa saja menyebabkan pengendapan debu atau kotoran di sekitaran clean bench.

Bagian apa saja yang terdapat pada alat Laminar Air Flow ?

  • Filter
  • Blower
  • Microcontroller
  • Lampu LED / UV
  • Panel Kendali
  • Ruang Kerja
  • Frame penyangga
  • Roda

Apa yang dimaksud dengan inokulasi ?

Inokulasi adalah proses penanaman bakteri ke media spesifik dengan ketelitian yang tinggi serta sterilitas yang baik.

Bagaimana cara Menggunakan Laminar Air Flow ?

  1. Mengetahui dan memahami SOP atau petunjuk keselamatan penggunaan laminar air flow.
  2. Lakukan pengecekan setidaknya untuk fungsi blower, lampu uv dan lampu led sebelum menggunakan.
  3. Tidak diperbolehkan menggunakan laminar air flow dalam keadaan rusak.
  4. Sebelum penggunaan laminar air flow diwajibkan untuk melakukan persiapan dengan membersihkan laminar air flow dengan alkohol dan menyalakan lampu uv serta blower selama kurang lebih 30 menit.
  5. Kaca atau akrilik harus selalu pada posisi yang benar, terutama ketika sudah mulai bekerja.
  6. Siapkan dan masukan alat dan bahan secukupnya pada meja kerja laminar air flow, dengan terlebih dahulu dilakukan sterillisasi.
  7. Hindari penggunaan bunsen di dalam laminar air flow, karena memungkinan merusak filter dengan suhu panas yang dipaparkan.
  8. Hindari bekerja secara berkelompok pada laminar air flow yang sama, terlebih jika banyak orang hilir mudik melintas di depan laminar air flow.
  9. Bersihkan laminar air flow setelah digunakan dan pastikan meninggalkan dalam keadaan bersih.
  10. Matikan lampu uv, led dan blower setelah selesai digunakan.

Jenis perawatan apa saja yang dilakukan pada alat Laminar Air Flow ?

  • Perawatan sederhana
  • Perawatan menengah
  • dan perawatan khusus

Bagaimana cara melakukan perawatan khusus pada alat Laminar Air Flow ?

  1. Rutin memberikan pelumas seperti minyak pada kipas LAF supaya berputar dengan lancar. Minyak yang digunakan biasanya minyak pelumas untuk mesin jahit.
  2. Jika pre-filter sudah tidak layak digunakan atau rusak, bisa diganti dengan grass fibre filter. Bila tidak ada, dapat diganti dengan dilter biasa atau kapas aquarium.
  3. Untuk perawatan yang lebih baik, HEPA filter dibersihkan tiap 6 bulan sekali dan diganti tiap 24 bulan dari awal penggunaan.
  4. Penggantian filter pada Laminar Air Flow harus diperhatikan agar semua lubang dapat tertutup dengan silicon rubber. Hindari benda tajam dari HEPA filter karena akan mengakibatkan kerusakan dan robek pada lapisan filter sehingga banyak udara yang masuk ke dalam. Udara tersebut akan memancing kotoran lain yang masuk sehingga dapat menyebabkan kontaminasi.

Berapakah harga alat Laminar Air Flow ?

Kisaran harga laminar air flow di tahun 2021 ini berkisar di 40 Juta hingga 150 Jutaan. Hal ini tentu saja dipengaruhi ukuran atau dimensi, material penyusun dan hal-hal lainnya. Untuk itu penentuan harga laminar air flow tidak dapat dipatok secara multak.

Dimana kita bisa membeli alat Laminar Air Flow ?

Anda bisa membeli alat Laminar Air Flow di berbagai tempat yang menjual alat-alat laboratorium. Biasanya, alat ini tersedia di distributor alat laboratorium salah satunya PT. Andaru Persada Mandiri.

Ragam ukuran produk laminar air flow cukup banyak, fitur yang ditawarkan juga cukup lengkap. Bagi anda yang membutuhkan alat laminar air flow untuk kebutuhan di laboratorium bisa menghubungi customer service kami untuk diskusi lebih lanjut. Bagi anda yang membutuhkan alat laminar air flow bisa menghubungi kami via whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.
jual-alat-laboratorium-kontak-whatsapp-apm

Demikian pembahasan tentang Laminar Air Flow, yang berisi Pengertian Laminar Air Flow, Fungsi Laminar Air Flow, Prinsip Kerja Laminar Air Flow, Bagian Bagian Pada Laminar Air Flow, Cara Menggunakan Laminar Air Flow, Cara Merawat Laminar Air Flow di Laboratorium, Spesifikasi Laminar Air Flow, Harga Laminar Air Flow, Gambar Laminar Air Flow, FAQ Laminar Air Flow. Jika berkenan silahkan mengisi kolom komentar, sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat