Si Inframerah Pengidentifikasi – FTIR

Halo sobat labs, sudah tahu apa yang akan menjadi bahasan kita kali ini? Kalau dilihat dari judulnya “Si Inframerah Pengidentifikasi – FTIR“, mungkin sebagian dari kita sudah tidak asing lagi dengan kata inframerah ataupun identifikasi, namun bagaimana dengan transform?. Yap, Fourier Transform Infrared. Mendengar kata transform atau transformasi, kita pasti terlintas dengan suatu proses perubahan, layaknya robot transformer. Lho kenapa transformer?. Yap, alat laboratorium yang satu ini cukup ekslusif nih sobat, seperti transformer yang perubahannya begitu drastis dan menjadi suatu objek yang baru.

si-inframerah-pengidentifikasi-ftir

PT. Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium menjual alat FTIR(Fourier Transformed Infrared). Bagi anda yang membutuhkan alat ini, silahkan menghubungi kontak kami via WhatsApp : +6287777277740 atau Telepon (0251) 7504679 ke office kami. Link produk kami sertakan disini : Compact FTIR 311

Fourier Transformed Infrared atau yang disingkat FTIR ini merupakan salah satu instrumen laboratorium yang sering digunakan pada berbagai bidang dalam praktikum di perkuliahan. Diantaranya:

  • instrumen farmasi
  • kimia analisis
  • kimia farmasi
  • kimia organik
  • kimia farmasi analisis

FTIR sendiri dapat digunakan untuk mendeteksi gugus fungsi senyawa hingga menganalisis campuran sampel tanpa merusak sampel itu sendiri. Jadi, bagaimana sebenarnya?
Jadi, FTIR ini sangat dibutuhkan pada analisis kualitatif untuk mengidentifikasi gugus-gugus fungsional yang terdapat dalam suatu senyawa. Nah, apa itu gugus fungsi?. Gugus fungsi adalah komponen dalam senyawa yang membentuk suatu struktur kimia.

Sesuai kepanjangannya, FTIR ini memiliki daerah inframerah yang unik dan berfungsi cukup sentral dalam prinsip penggunannya sendiri. Daerah inframerah pada alat ini berada pada spektrum gelombang elektromagnetik yang dimulai dari panjang gelombang 14000 cm-1 hingga10-1.

Baca juga : Spektrofotometer – Pengertian, Jenis, Bagian dan Prinsip Kerjanya

Alat ini juga digunakan baik secara analisis kualitatif dan kuantitatif. Jika dalam analisis kualitatif digunakan untuk identifikasi gugus fungsional, berbeda dengan kuantitatif nih sobat. Analisis kuantitatif dalam FTIR secara umum digunakan untuk menentukan konsentrasi analit dalam sampel. Pada analisis kuantitatif, digunakan Hukum Lambert Beer’s. Apa itu Hukum Lambert Beer’s?

Hukum Lambert Beer’s adalah hukum dimana A yang merupakan absorbansi sama dengan hasil jumlah dari absorptivitas dikali ketebalan tempat sampel dan dikali konsentrasi sampel tersebut.

Dalam struktural alat, FTIR terbagi menjadi 5 bagian utama diantaranya yang pertama ada sumber sinar, sinar yang satu ini terbuat dari filament nernst atau globar yang dipanaskan menggunakan listrik hingga temperatur 1000-1800°C. Pijar nerst sendiri merupakan bidang cekung dari sirkonium dan yutrium oksida yang dipanasi hingga sekitar 1500°C dengan arus lisstrik serta kurang stabil dibandingkan dengan pemijar global.

Yang kedua ada pencerminan. Bagian ini berfungsi sebagai kombinasi peralatan atau pengatur seluruh frekuensi inframerah yang dihasilkan oleh sumber cahaya.
Selanjutnya, atau yang ketiga ada daerah cuplikan. Derah ini berisi berkas acuan dan cuplikan yang masuk ke dalam daerah cuplikan itu sendiri untuk kemudian masing-masing dapat menembus sel acuan dan cuplikan secara bersesuaian.

Yang keempat, ada detektor. Detektor digunakan dalam menghasilkan efek pemanasan yang ditimbulkan oleh sinar IR.
Dan yang terakhir atau yang keenam, ada elektronik. Bagian yang satu ini merupakan detektor inframerah yang menghasilkan tegangan respon interferogram yang masuk melalui si sampel tersebut. Dalam kerjanya, tegangan ini akan membentuk analog sebelum spektrofotometer mengirim interferogram ke sistem data, maka dari itu, sinyal yang dihasilka harus dikonversi dari analog ke bentuk digital.

Nah itu dia bagian juga pengenalan dari si inframerah pengidentifikasi ini. Untuk pengenalan, alat ini mungkin akan terkesan rumit dan sulit dipahami. Tapi jika ditelaah lagi, FTIR sangat menguntungkan pekerjaan analisis kita lho. Karena, FTIR ini sangat efisien, cepat dan prosesnya sederhana. Nilai tambah yang lain dari si FTIR ini juga terdapat dari metode analisa nya. Metode analisa ini juga tidak memerlukan preparasi sampel yang rumit, karena baik padatan maupun cairan bisa langsung dianalisa.

Jadi, setelah membaca artikel “Si Inframerah Pengidentifikasi – FTIRapakah anda sudah mengenal istrument yang satu ini? Semoga kita dapat menggunakan dan menginmplementasikan ilmu-ilmu tersebut ketika terjun langsung ke laboratorium ya sobat. Bagi para pembaca yang lebih ahli dengan instrument FTIR, bantu penulis dengan mengisi kolom komentar ya. Semangat terus sobat labs!

Ditulis oleh : DNA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat