Pengujian NO2 pada Udara Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian NO2– Jika di artikel sebelumnya kita sudah bahas apa itu nitrogen dioksida (NO2) pada udara, maka di sini kita akan lanjut bahas tentang pengujian NO2 pada udara menggunakan spektrofotometer. Nitrogen dioksida (NO2) merupakan salah satu gas pencemar udara yang sering ditemukan di kawasan industri dan perkotaan. Gas ini terbentuk dari proses pembakaran bahan bakar fosil, seperti emisi kendaraan dan aktivitas industri. Gas ini dapat memberikan dampak buruk terhadap manusia dan lingkungan, maka dari itu diperlukan pemantauan konsentrasi nitrogen dioksida pada udara secara rutin. Pengujian yang umum dilakukan di laboratorium yaitu pengujian menggunakan spektrofotometer. Continue reading →

Apa itu Nitrogen Dioksida (NO2) pada Udara

Nitrogen dioksida (NO2) merupakan salah satu gas pencemar udara yang termasuk dalam kelompok nitrogen oksida (NOx) dan salah satu polutan udara utama. Gas ini berwarna coklat kemerahan, berbau tajam, dan bersifat iritan terhadap sistem pernapasan. NO2 terbentuk dari proses pembakaran bahan bakar fosil, seperti emisi kendaraan bermotor, pembangkit listrik dan aktivitas industri. Pada atmosfer, NO2 termasuk polutan udara yang bersifat reaktif dan dapat berinteraksi dengan komponen lain di atmosfer, sehingga berkontribusi dalam pembentukan ozon troposfer dan partikel halus. Continue reading →

Pengujian SO2 pada Udara Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian SO2jika diartikel sebelumnnya kita sudah bahas tentang apa itu sulfur dioksida pada udara, sekarang kita akan bahas bagaimana pengujian sulfur dioksida pada udara menggunakan spektrofotometer. Sulfur dioksida (SO2) merupakan gas pencemar udara yang dihasilkan dari aktivitas industri, pembakaran bahan bakar fosil dan proses alam. Keberadaan SO2 di udara dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan manusia. Maka dari itu perlunya pemantauan kualitas udara secara rutin. Salah satu pengujian yang sering digunakan di labolatorium yaitu pengujian menggunakan spektrofotometer. Continue reading →

Apa itu Sulfur Dioksida pada Udara

Sulfur dioksida adalah senyawa gas yang terdari dari satu atom sulfur(S) dan dua atom oksigen (O2). Gas ini tidak berwarna, memiliki bau menyengat dan bersifat mudah larut dalam air. Gas ini juga termasuk dalam kelompok gas pencemaran udara. Senyawa ini terbentuk dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur, aktivitas industri dan proses alam seperti letusan gunung berapi. Dalam atmosfer, sulfur dioksida termasuk dalam kelompok polutan primer, yaitu polutan yang langsung dilepaskan ke udara dari sumbernya. Continue reading →

Pengujian COD pada Air Sungai Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian COD – setelah kita bahas apa itu COD pada air sungai di artikel sebelum, sekarang kita akan lanjut bahas tentang pengujian COD pada air sungai menggunakan spektrofotometer. COD (Chemical Oxygen Demand) merupakan salah satu parameter penting dalam analisis kualitas air yang menunjukan jumlah oksigen yang dibutukan untuk mengoksidasi senyawa organik dan anorganik secara kimia. Pengujian COD biasanya dilakukan di labolaroium menggunakan metode oksidasi kimia dan hasilnya dianalisis menggunakan spektrofotometer untuk mendapatkan nilai yang akurat dan kuantitatif. Continue reading →

Apa itu COD pada Air Sungai

COD (Chemical Oxygen Demand) adalah ukuran jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik dalam air secara kimiawi menggunakan oksidator kuat. Parameter ini digunakan untuk melihat tingkat pencemaran air, khususnya karena limbah organik dan senyawa kimia yang sulit terurai secara biologis. Semakin tinggi kadar COD dalam air semakin besar juga jumlah cemaran yang ada. Nilai COD yang tinggi biasanya menunjukan adanya limbah industri, limbah domestik dan bahan kimia berbahaya yang masuk ke dalam perairan.

Continue reading →

Pengujian Fosfat pada Air Sungai Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian fosfat – pada artikel sebelumnya kita udah bahas apa itu fosfat pada air sungai, maka sekarang kita akan bahas pengujian fosfat pada air sungai menggunakan spektrofotometer. Pengujian fosfat ini bertujuan untuk menghitung kadar fosfat terlarut yang dapat mempengaruhi kualitas perairan dan keseimbangan ekosistem. Fosfat memiliki peran penting sebagai sumber utama nutrien bagi organisme perairan, namun jika kadarnya berlebih akan mengakibatkan eutrofikasi dan menurunkan kualitas air. Maka dari itu diperlukannya analisis fosfat secara rutin menggunakan metode yang akurat, salah satunya dengan spektrofotometer.

Continue reading →

Apa itu Fosfat pada Air Sungai

Fosfat pada air sungai merupakan parameter penting dalam pemantuan kualitas perairan karena perannya sebagai unsur hara yang dibutuhkan oleh organisme air. Fosfat adalah senyawa kimia yang mengandung unsur fosfor (P) dalam bentuk ion fosfat (PO43-) yang dapat ditemukan secara alami maupun karena aktivitas manusia di sekitar perairan. Secara alami, fosfat berasal dari pelapukan batuan, erosi tanah, dan penguraian bahan organik. Peningkatan kadar fosfat pada air sungai biasanya dipengaruhi oleh aktivitas manusia, seperti limbah domestik, buangan industri, dan limpasan pupuk pertanian. Keberadaannya diukur sebagai PO43- (ortofosfat) dan sering dianalisis menggunakan spektrofotometer, dengan batas baku mutu 0,2 ppm untuk menjaga kualitas air sungai. Continue reading →

Pengujian nitrat pada air sungai menggunakan spektrofotometer

Pengujian nitrat – jika di artikel sebelumnya kita sudah bahas tentang apa itu nitrat pada air sungai, maka disini kita akan lanjut membahas tentang pengujian nitrat pada air sungai menggunakan spektrofotometer. Pengujian nitrat pada air sungai merupakan salah satu parameter yang penting dalam pemantuan kualitas perairan. Nitrat adalah bentuk nitrogen yang teroksidasi saat proses nitrifikasi amonia dan nitrit, dan buangan limbah domestik, petanian, dan industri. Kadar nitrat yang tinggi dapat menurunkan kualitas air dan menganggu ekosistem perairan. Maka dari itu diperlukan pengujian nitrat di labolatroium menggunakan spketrofotometer. Continue reading →

Apa itu Nitrat pada Air Sungai

Nitrat (NO3) pada air sungai merupakan salah satu bentuk senyawa nitrogen anorganik yang umum ditemukan di perairan dan menjadi parameter penting dalam pemantuan kualitas air. Nitrat merupakan hasil akhir dari proses siklus oksidasi nitrogen, terutama dari perubahan amonia dan nitrit melalui proses nitrifikasi. Secara alami nitrat dapat terbentuk dari penguraian bahan organik dan aktivitas mikroorganisme di lingkungan perairan.  Keberadaan nitrat menjadi indikator pencemaran di lingkungan perairan. Continue reading →

WhatsApp chat