Pengujian Amonia – Setelah tadi kita bahas apa itu amonia dalam tanah, sekarang kita akan bahas bagaimana pengujiannya. Amonia ini merupakan salah satu bentuk nitrogen yang penting dalam tanah, keberadaan amonia pada tanah perlu dikontrol, karena jika kadar terlalu tinggi akan berdampak negatif bagi tanaman dan lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian amonia dalam tanah untuk mengetahui kadar amonia. Salah satu analisis yang sering digunakan di laboratorium yaitu menggunakan spektrofotometer karena bersifat sensitif, relatif cepat, dan dapat memberikan hasil kuantitatif yang akurat.
Apa itu Amonia pada Tanah
Amonia merupakan salah satu senyawa Nitrogen yang penting di dalam sistem tanah dan memiliki peran penting bagi kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Amonia biasanya dapat ditemukan dalam bentuk gas amonia (NH3) atau dalam bentuk ion amonium (NH4+) yang larut dalam air. Jika kadar amonia berlebih dapat mengganggu sistem tanah terutama pada drainase tanah yang buruk dapat berbau menyengat akibat aktivitas bakteri anaerob serta berbahaya bagi tanaman dan mikroorganisme tanah. Kadar amonium berlebih juga dapat mengganggu ekosistem, mengubah pH tanah, dan mencemari air tanah. Continue reading →
Pengujian Sulfat pada Tanah Menggunakan Spektrofotometer
Pengujian Sulfat – Setelah kita bahas apa itu sulfat dalam tanah di artikel sebelumnya, nah sekarang kita akan bahas bagaimana pengujian sulfat pada tanah menggunakan alat spektrofotometer. Uji sulfat pada tanah ini sangat penting karena bertujuan untuk mengetahui kadar ion sulfat yang tersedia di dalam tanah. Uji ini penting karena sulfat merupakan bentuk sulfur yang dapat langsung diserap oleh akar tanaman untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Untuk mendapatkan hasil yang terukur dan akurat maka dilakukannya pengujian di laboratorium dengan menggunakan alat spektrofotometer atau sering disebut metode turbidimetri. Continue reading →
Apa itu Sulfat pada Tanah
Sulfat adalah salah satu unsur kimia sulfur (S) yang sering ditemukan di dalam tanah dan memiliki peran penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sulfur di dalam tanah pada umumnya berbentuk ion sulfat (SO42-) yang mudah larut dalam air dan dapat langsung diserap oleh akar tanaman. Keberadaan sulfat pada tanah sangat diperlukan karena sulfur merupakan unsur hara esensial yang berperan dalam pembentukan protein, enzim, dan klorofil. Continue reading →
Pengujian Fosfor pada Tanah Menggunakan Spektrofotometer
Pengujian Fosfor – Setelah membahas apa itu fosfor dalam tanah, langkah selanjutnya kita disini akan membahas bagaimana pengujian fosfor pada tanah menggunakan spektrofotometer. Fosfor ini salah satu unsur hara makro esensial yang penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Fosfor ini sangat penting untuk proses pembuatan enegri (ATP), pembentukan akar, bunga, biji, dan juga mempercepat pematangan tanaman. Meskipun kadar fosfor dalam tanah cukup tinggi, namun tidak semua dapat diserap oleh tanaman. Oleh karena itu kita perlu menguji kandungan fosfor dalam tanah untuk mengetahui kadar fosfor yang tersedia. Salah satu metode yang digunakan yaitu pengujian menggunakan spektrofotometer. Continue reading →
Pengujian C Organik pada Tanah dengan Spektrofotometer
Pengujian C Organik – Kalau di artikel sebelumnya kita sudah bahas apa itu C organik pada tanah, sekarang kita akan bahas bagaimana cara pengujian C organik pada tanah menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Karena C organik pada tanah ini sangat penting bagi bidang pertanian maka harus dipantau secara rutin, dengan cara pengujian di laboratorium. Pengujian di laboratorium ini menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis dengan metode Walkley and Black. Continue reading →
Fosfor – Apa Itu Fosfor Dalam Tanah
Fosfor (P) pada tanah adalah unsur hara makro esensial yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, seperti pembentukan akar, pembungaan, pembentukan biji, serta proses transfer energi dalam bentuk adenodin trifosfat (ATP). Tanpa ketersediaan fosfor yang cukup, pertumbuhan tanaman akan terhambat meskipun ada unsur hara lainnya yang jumlahnya mencukupi. Fosfor pada umumnya tidak bisa berdiri sendiri atau dalam bentuk bebas, fosfor biasanya terikat dengan mineral tanah atau bahan organik. Kadar fosfor dalam tanah idealnya sekitar 30-50 ppm. Continue reading →
Apa itu C Organik pada Tanah
C Organik atau Karbon Organik pada tanah adalah jumlah karbon yang terdapat dalam bahan organik pada tanah. Jumlah C Organik mencerminkan kandungan bahan organik dalam tanah, yang berperan penting dalam kesuburan tanah dan aktivitas biologi tanah. Bahan organik yang dimaksud ini berasal dari sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang telah terurai. Komponen ini sangat penting untuk kesuburan tanah dan membantu memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Komponen ini juga menjadi sumber energi utama bagi mikroorganisme tanah. Continue reading →
Alat Lab Farmakologi dan Fungsinya Pada Hewan Uji
Alat Lab Farmakologi adalah jenis instrumen laboratorium yang penggunaannya merujuk pada proses mempelajari obat-obatan. Jenis alat lab farmakologi dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama untuk uji formulasi seperti Spektrofotometer, HPLC dan Rotary Evaporator. Sedangkan kelompok yang kedua untuk uji coba pada hewan seperti plethysmometer, metabolic cage dan analgesy meter seperti dari brand ugo basile. Pembahasan artikel ini akan merujuk pada alat lab farmakologi yang digunakan untuk pengamatan hewan uji. Mulai dari pengertian alat lab farmakologi, fungsi dan daftar alat lab farmakologi. Mari kita mulai!
Farmakologi dan Alat Laboratoriumnya Yang Perlu Kamu Tahu
Farmakologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang obat secara menyeluruh dan interaksinya dengan makhluk hidup. Umumnya farmakologi berhubungan langsung dengan hewan uji, seperti tikus dan mencit. Beberapa alat laboratorium yang digunakan dalam bidang farmakologi seperti plethysmometer, metabolic cage, analgesy meter berasal dari brand Ugo Basile. Mari kita bahas tentang pengertian farmakologi, hewan uji pada farmakologi dan alat laboratorium farmakologi yang biasa digunakan.