Pengujian Nitrit pada Air Sungai Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian Nitrit – diarikel sebelumnya kita sudah bahas tentang apa itu nitrit pada air sungai, disini kita akan lanjutkan tentang pengujian nitrit pada air sungai menggunakan spektrofotometer. Pengujian nitrit pada air sungai bagian penting dalam pemantauan kualitas perairan. Nitrit sering kali menjadi indikator pencemaran perairan , keberadaan nitrit di sungai biasanya berkaitan dengan penguraian bahan organik,aktivitas pertanian ,serta limbah domestik dan industri. Untuk mengetahui kadar nitrit pada sungai maka diperlukan pengujian di labolatorium menggunakan alat spektrofotometer.

Pengujian nitrit pada air sungai menggunakan spektrofotometer
Pengujian nitrit pada air sungai menggunakan spektrofotometer

Metode dan Prinsip Pengujian Nitrit

Pengujian nitrit pada air sungai menggunakan spektrofotometer didasarkan pada pembentukan senyawa berwarna hasil reaksi antara nitrit dan pereaksi kimia. Salah satu metode yang sering digunakan adalah metode diazotisai, yang dimana nitrit akan bereaksi dengan sulfanilamid (SA) dan N- (1-naphthyl) ethylene diamine dihydrochloride (NED dihydrochloride) dalam suasana asam yang akan membentuk senyawa azo yang berwarna merah keunguan. Warna yang terbentuk diukur absorbansinya secara spektrofotometri pada panjang gelombang maksimum 543 nm.

Alat dan Bahan

Alat yang digunakan dalam pengujian, sebagai berikut;

  1. Spektrofotometer serta kuvet
  2. labu ukur 50 mL; 100 mL; 250 mL; 500 mL dan 1000 mL
  3. pipet volumetrik 1 mL; 2 mL; 5 mL; 10 mL dan 50 mL
  4. pipet ukur 5 mL
  5. gelas kimia 200 mL dan 400 mL
  6. erlenmeyer 250 mL
  7. neraca analitik

bahan yang digunakan dalam pengujian, sebagai berikut:

  1. Air suling bebas nitrit.
  2. Larutan sulfanilamida.

Larutkan 5 gram sulfanilamida dalam campuran 300 mL air suling dan 50 mL HCl pekat. Encerkan dengan air suling sampai 500 mL

  1. Larutan NED Dihidroklorida.

Larutkan 500 mg N-(1-naphthyl)-ethylene diamine dihydrochloride (NED Dihidroklorida) dalam 500 mL air suling.

CATATAN Simpan dalam botol gelap dalam refrigerator. Ganti setiap bulan atau warna larutan berubah menjadi coklat.

  1. Larutan induk nitrit, 250 ppm.

Larutkan 1,232 gram NaNO2 dalam air suling bebas nitrit dan tepatkan sampai 1000 mL. Awetkan dengan 1 mL CHCl3.

Persiapan Pengujian

Berikut ini adalah pembuatan larutan baku nitrit, 50 ppm:

  1. Pipet 50 mL larutan induk nitrit 250 ppm dan masukkan ke dalam labu ukur 250 mL.
  2. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera dan dihomogenkan.

CATATAN Persiapkan larutan baku setiap akan digunakan.

Berikut ini adalah pembuatan larutan baku nitrit, 0,50 ppm:

  1. Pipet 1 mL larutan induk amonia 50 ppm dan masukkan ke dalam labu ukur 100 mL.
  2. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera dan dihomogenkan.

CATATAAN Persiapkan setiap hari atau setiap akan digunakan.

Pembuatan deret standar nitrit, sebagai berikut :

  1. Pipet 0,0 mL; 1,0 mL; 2,0 mL; 5,0 mL; 10,0 mL; 15,0 mL dan 20,0 mL larutan baku nitrit (0,5 ppm) masing-masing ke dalam labu ukur 50 mL.
  2. Tambahkan air suling sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh kadar nitrit, 0,00 ppm; 0,01 ppm; 0,02 ppm; 0,05 ppm; 0,10ppm; 0,15 ppm dan 0,20 ppm.

Cara Kerja Pengujian Nitrit Menggunakan Spektrofotometer

Pengukuran deret standar, sebagai berikut:

  1. Optimalkan spektrofotometer sesuai petunjuk penggunaan alat.
  2. Ke dalam masing-masing 50 mL larutan kerja tambahkan 1 mL larutan sulfanilamida, kocok dan biarkan 2 menit sampai dengan 8 menit.
  3. Tambahkan 1 mL larutan NED dihidrochlorida, kocok dan biarkan selama 10 menit dan segera lakukan pengukuran absorbansi (pengukuran tidak boleh dilakukan lebih dari 2jam).
  4. Baca masing-masing absorbansinya pada panjang gelombang 543 nm.
  5. Buat kurva kalibrasinya.

Pengukuran nitrit pada air sungai menggunakan spektrofotometer, sebagai berikut:

  1. Pipet 50 mL contoh uji, masukkan kedalam gelas kimia 200 mL.
  2. Tambahkan 1 mL larutan sulfanilamida, kocok dan biarkan 2 menit sampai dengan 8 menit.
  3. Tambahkan 1 mL larutan NED dihidrochlorida, kocok biarkan selama 10 menit dan segera lakukan pengukuran (pengukuran tidak boleh dilakukan lebih dari 2 jam).
  4. Baca absorbansinya pada panjang gelombang 543 nm

Nilai absorbansi yang didapat kemudia digunakan untuk menghitung konsentrasi nitrit dalam sampel air sungai, biasanya menggunakan satuan mg/L atau ppm.

Pengujian nitrit pada air sungai menggunakan spektrofotometer ini memiliki keunggulan dalam analisis seperti sensitivitas yang tinggi dan akurasi yang baik. Pengujian menggunakan spektrofotometer ini juga dapat medeteksi nitrit dengan konsentrasi rendah. Hasil pengukuran yang diperoleh juga relatif akurat sehingga cocok untuk pemantuan kualias air secara rutin. Selain itu, prosedur yang digunakan relatif sederhana dan juga telah banyak digunakan sebagai metode standar di labolatorium lingkungan.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium spektrofotometer, jika anda membutuhkan spektrofotometer uv vis bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.

Untuk penjelasan lebih lanjut untuk pengujian fosfor dalam tanah menggunakan spektrofotometer diartikel selanjutnya. Demikian artikel Pengujian Nitrit pada Air Sungai Menggunakan Spektrofotometer, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat