Centrifuge sebagai Instrument Laboratorium

Halo kawan semua, apa kabarnya nih? semoga dalam keadaan sehat selalu yah semua. Pada artikel kali ini salah seorang mahasiswa penulis lomba di  PT. Andaru Persada Mandiri selaku Distributor Alat Laboratorium akan membahas tentang “Centrifuge sebagai Instrument Laboratorium“.

Untuk anda yang mencari tempat jual centrifuge dengan kualitas bagus, harga kompetitif dan jaminan garansi hingga 5 tahun silahkan klik kontak kami.

Apakah diantara kalian sudah ada yang mengenal istrument yang satu ini? Kalau belum yuk baca lebih lanjut. Owh,.. Iya, isi dari artikel ini akan membahas secara singkat tentang centrifuge.

Mengenal Centrifuge sebagai Instrument Laboratorium

Pengertian centrifuge

Centrifuge merupakan alat yang digunakan untuk memisahkan organel berdasarkan massa jenisnya melalui proses pengendapan. Dalam prosesnya, Centrifuge menggunakan prinsip rotasi atau perputaran tabung yang berisi larutan agar dapat dipisahkan berdasarkan massa jenisnya. Larutan akan terbagi menjadi dua fase yaitu supernatant yang berupa cairan dan pellet atau organel yang mengendap. Peralatan Centrifuge terdiri dari sebuah rotor atau tempat untuk meletakan larutan yang akan dipisahkan. Rotor ini nantinya akan berputar dengan cepat yang akan mengakibatkan larutan akan terpisah menjadi dua fase. Semakin cepat perputaran yang dilakukan, semakin banyak pula organel sel yang dapat diendapkan begitu juga sebaliknya.

Centrifuge merupakan alat laboratorium yang memanfaatkan gaya sentrifugal , yaitu gaya yang timbul akibat benda yang diputar dari satu titik sebagai porosnya . untuk memisahkan partikel dari satu benda cair atau dengan kata lain memisahkan benda cair dari kepadatan yang berbeda. benda cair ini merupakan cairan tubuh , contoh darah , serum , air seni , bahan reaksi lainnya , atau campuran dari kedua duanya dengan zat tambahan lain

Centrifuge adalah alat yang digunakan untuk memutar sampel pada kecepatan tinggi, memaksa partikel yang lebih berat terkumpul ke dasar tabung centrifuge. Pemisahan antara filtrate dan substrat.

pemisahan-partikel-oleh-centrifuge

Sejarah Centrifuge

English militer insinyur Benjamin Robins (1707-1751) menciptakan aparatur lengan berputar untuk menentukan tarik . Pada tahun 1864,  Antonin Prandtl menemukan centrifuge susu pertama untuk memisahkan krim dari susu. Dalam pemisah sentrifugal kontinyu yang pertama kali, membuat aplikasi komersial layak.

Prinsip Centrifuge

Prinsip kerja alat centrifuge adalah dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Gaya sentrifugal juga dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Makin cepat putarannya maka semakin tinggi pula gaya yang dihasilkan. Komponen utama pada alat ini adalah motor.Pada motor terdapat rotor dan stator, Jika dialiri arus listrik maka diantara rotor dan stator akan timbul medan magnet secara bergantian. Pada prinsipnya, kerja centrifuge yaitu merubah energi listrik menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran

Dengan demikian Prinsip Kerja alat tersebut adalah dengan memanfaatkan gaya centrifugal sehingga bahan tesebut dapat terpisah. Ini dilakukan dengan cara memutar campuran dengan sangat cepat dan bertumpu pada titik pusat. Dan pada akhirnya alat ini akan berhenti beroperasi ketika katup/pintu  terbuka saat bekerja.

Fungsi Centrifuge

Adapun fungsi utama dari alat centrifuge yaitu :

  1. Memisahkan partikel atau sel darah dari while blood untuk memperoleh plasma atau serum.
  2. Memisahkan endapan protein dalam pemeriksaan kimia.
  3. Untuk mendapatkan elemen seluler berkonsentrasi tinggi dan komponen lainnya dari cairan biologi untuk pemeriksaan mikroskopik atau pemeriksaan kimia.
  4. Memisahkan komponen lipid dan komponen lainnya dari plasma/serum, dan memisahkan    lipoprotein dari yang lainnya

Jenis-Jenis Centrifuge

Centrifuge Minicen

Centrifuge-Minicen-1

Maks. kapasitas: 12 x 1,5-2 ml.

Maks. kecepatan: 15.596 xg / 15.000 RPM

Centrifuge Microcen 24

Centrifuge-Microcen24-1

Maks. kapasitas: 10 x 15 ml.

Maks. kecepatan: 6.368 xg / 8.000 RPM

Centrifuge Biocen 22

Centrifuge-Biocen22-1

Maks. kapasitas Centrifuge Biocen 22: 24 x 2 ml./12 x 5 ml.

Maks. kecepatan: 21.885 xg / 15.000 RPM

Centrifuge Biocen 22R

Centrifuge-Biocen22R-1

Maks. kapasitas: 8 x 15 ml.

Maks. kecepatan: 31.865 xg / 18.100 RPM

Centrifuge Unicen 21

Centrifuge-Unicen21-1

Maks. kapasitas: 4 x 100 ml.

Maks. kecepatan: 2,938 xg / 4,200 RPM

Centrifuge Digicen 21

Centrifuge-Digicen21-1

Maks. kapasitas: 4 x 100 ml.

Maks. kecepatan: 26.480 xg / 16.500 RPM

Centrifuge Digicen 21 R

Centrifuge-Digicen21R-1

Maks. kapasitas: 4 x 100 ml.

Maks. kecepatan: 26.480 xg / 16.500 RPM

Centrifuge Consul 22

Centrifuge-Consul22-1

Maks. kapasitas: 4 x 400 ml.

Maks. kecepatan: 21.948 xg / 14.300 RPM

Centrifuge Consul 22 R

Centrifuge-Consul22R-1

Maks. kapasitas: 4 x 400 ml.

Maks. kecepatan: 21.948 xg / 14.300 RPM

Centrifuge Digtor 22

Centrifuge-Digtor22-1

Maks. kapasitas: 4 x 750 ml.

Maks. kecepatan: 21.948 xg / 14.300 RPM

Centrifuge Dilitcen 22

Centrifuge-Dilitcen22-1

Maks. kapasitas: 4 x 1.000 ml.

Maks. kecepatan: 21.948 xg / 14.300 RPM

Centrifuge Magnus 22

Centrifuge-Magnus22-1

Kapasitas maks: 4 x 750 ml.

Kecepatan maksimum: 21.948 xg / 14.300 RPM

Centrifuge Plasma 22

Centrifuge-Plasma22-1

Maks. kapasitas: 8 x 9/15 ml.

Maks. kecepatan: 1.288 xg / 3.000 RPM

Centrifuge Cytocentrifuge

Centrifuge-Cytocentrifuge-1

Maks. kapasitas: 4 x 2,2 ml.

Maks. kecepatan: 839 xg / 2.500 RPM

Clinical Centrifuge

Centrifuge-untuk-klinik

Cara Penggunaan Centrifuge Blok Diagram

cara-menggunakan-centrifuge-blok-diagram

Tegangan PLN masuk ke blok power supply dan disearahkan untuk men- supply seluruh rangkaian. Selanjutnya lakukan setting kecepatan dan waktu. Setelah dilakukan pengaturan kecepatan dan waktu, maka kontrol circuit akan mengolah settingan tersebut supaya motor dapat berputar sesuai dengan yang diinginkan. Safety circuit berfungsi sebagai pengaman pada pesawat centrifuge. Dalam safety circuit ini terdapat rangkaian switching yang menghubungkan control circuit dengan motor yang terletak pada tutup centrifuge.

Pintu centrifuge tidak akan terbuka jika motor masih berputar. Motor akan berputar saat pintu centrifuge ditutup. Selanjutnya motor akan berputar sesuai dengan kecepatan yang telah di- setting selama waktu yang telah ditentukan. Perputaran motor ini akan menggerakkan tempat sampel sehingga timbul gaya centrifugal yang akan memisahkan partikel pada sampel sesuai berat molekulnya. Setelah timer habis, maka motor akan melambat dan berhenti berputar.

Cara Pemeliharaan Centrifuge

  1. Memeriksa kelengkapan dan aksesoris pada pesawat centrifuge
  2. Lakukan pembersihan pada seluruh bagian alat
  3. Melakukan pelumasan pada bagian – bagian yang bergerak
  4. Melakukan pengencangan pada baut centrifuge
  5. Lakukan pengecekan fungsi dan kondisi bagian alat
  6. Melakukan kalibrasi dan pengujian kecepatan pada pesawat centrifuge
  7. Melakukan penggantian sikat arang apabila motor tidak berputar
  8. Lakukan pemeriksaan kinerja dan aspek keselamatan kerja
  9. Lakukan penyetelan/adjustmen
  10. Bersihkan dari pecahan tabung, tumpahan darah, serum dan lakukan desinfeksi setiap saat
  11. Bersihkan bagian luar dan dalam setiap hari.
  12. Timer:  Lakukan pemantauan timer sesuai  penggunaan atau lakukan pemantauan setiap satu    minggu sekali
  13. Kalibrasi : Mengukur kecepatan putaran dengan menggunakan tachometer terkalibrasi dan     lakukan 1 bulan sekali
  14. Braking system : Selalu mengikuti anjuran pabrik, Pengambilan tabung centrifuge      dilakukan  setelah posisi putaran benar-benar berhenti.
  15. Power suply: Pengecekan kabel, steker dan stop kontak (pengecekan grounding dan    kebocoran arus listrik dari kabel), steker dan stop kontak.
  16. Lakukan pengecekan terhadap motor dan minyak bila perlu.
  17. Terjadinya getaran yang tidak biasa perlu melakukan pengecekan rotor balance dan    mengikuti rekomendasi pabrik.
  18. Pemeriksaan terhadap komponen lainnya, apabila ditemukan kerusakan atau cacat produk,   maka komponen dapat diganti oleh pabrik (bila alat masih baru).

Hal Yang Perlu Diperhatian Dalam Penggunaan Centrifuge

  1. Centrifuge harus diletakkan dalam posisi yang datar .
  2. Bersihkan dinding bagian dalam dengan larutan antiseptic setiap minggu atau bila tumpahan atau ada tabung yang pecah.
  3. Gunakan tabung dengan ukuran dan type yang sesuai untuk tiap centrifuge.
  4. Beban harus dibuat seimbang sebelum centrifuge dijalankan.
  5. Pastikan bahwa penutup telah menutup dengan baik dan kencang sebelum centrifuge dijalankan.
  6. Periksa bantalan pada wadah tabung. Bila bantalan tidak ada maka tabung mudah pecah waktu dicenrifuge karena adanya gaya setrifugal yang kuat menekan tabung kaca ke dasar wadah

Kalibrasi Centrifuge

Kalibrasi RPM Centrifuge

Tachometer Mekanik adalah kabel yang lentur.

Cara kerja:

  1. Ujung kabel yang satu dikaitkan pada kemparan motor di dalam,sedangkan ujung yang lain dihubungkan denagn alat meter.
  2. Set centrifuge pada RPM yang paling sering dipakai,kemudian jalankan.
  3. Catat  RPM yang ditunjukkan oleh meter pada tachometer.

Tachometer elektrikal

Cara kerja:

  1. Letakkan bagian magnit di sekeliling coil,sehingga menimbullkan aliran listrik bila alat dijalankan.
  2. Set centrifuge pada RPM yang paling sering dipakai,kemudian jalankan.
  3. Aliran listrik yang timbul akan menggerakkan bagian meter
  4. Strobe light

Alat ini digunakan bila tachometer tidak dapat menjangkau motor.pemeriksaan dilakukan beberapa kali dan hitung rata-ratanya. Kecepatan putar/rpm masih dapat diterima bila nilai rata-rata yang diperoleh adalah ±5 % rpm yang seharusnya.

Kalibrasi Timer Centrifuge

Kalibrasi timer dapat dilakukan dengan menggunakan stopwatch.

Cara kerja:

  1. Set centrifuge pada waktu yang sering dipakai.
  2. Jalankan alat dan bersamaan dengan itu jalankan stopwatch.
  3. Pada waktu centrifuge berhenti,matikan centrifuge.
  4. Catat waktu yang ditunjukkan oleh stopwatch.

Timer masih dapat diterima bila niali rata-ratanya adalah ±10 % waktu yang sering dipakai.

Kesimpulan Tentang Centrifuge

Centrifuge adalah alat yang digunakan untuk memutar sampel pada kecepatan tinggi, memaksa partikel yang lebih berat terkumpul ke dasar tabung centrifuge. Pemisahan antara filtrate dan substrat. Dengan  Prinsip sentrifugasi didasarkan pada pemisahan molekular dari sel atau organel subselular. Pemisahan tersebut berdasarkan konsep  bahwa partikel yang tersuspensi di sebuah wadah akan mengendap (bersedimentasi) ke dasar wadah karena adanya gaya gravitasi.  Sehingga laju pengendapan suatu partikel yang tersuspensi tersebut dapat diatur dengan meningkatkan atau menurunkan pengaruh gravitasional terhadap partikel. Pengaturan laju pengendapan tersebut dapat dilakukan dengan cara menempatkan wadah yang berisi suspensi partikel kemesin sentrifugasi tepatnya pada bagian rotor yang kemudian akan berputar dengan kecepatan tertentu.

Ditulis oleh : Jumriani – Maret 2019

Mereferensi (daftar pustaka) :

  • Septyasandika (2015).Centrifuge. Dikutip  9 Februari 2019 sumber
  • Rickwood D. 1984. Centrifugation : A Practical Approach. Washington DC : IRLPress. SKOOG, D.A. and D.M. WEST 1971. Prin-ciples of instrumental analysis. Holt, Rinehart and Winston, Inc., New York.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat