Apa itu Nitrogen Dioksida (NO2) pada Udara

Nitrogen dioksida (NO2) merupakan salah satu gas pencemar udara yang termasuk dalam kelompok nitrogen oksida (NOx) dan salah satu polutan udara utama. Gas ini berwarna coklat kemerahan, berbau tajam, dan bersifat iritan terhadap sistem pernapasan. NO2 terbentuk dari proses pembakaran bahan bakar fosil, seperti emisi kendaraan bermotor, pembangkit listrik dan aktivitas industri. Pada atmosfer, NO2 termasuk polutan udara yang bersifat reaktif dan dapat berinteraksi dengan komponen lain di atmosfer, sehingga berkontribusi dalam pembentukan ozon troposfer dan partikel halus.

pengambilan sampel udara untuk uji nitrogen dioksida
pengambilan sampel udara untuk uji nitrogen dioksida

NO2 dapat mempengaruhi kualitas udara ambien dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, nitrogen dioksida menjadi parameter penting dalam pemantuan kualitas udara terutama pada kawasan perkotaan dan industri.

NO2 pada udara dapat berasal dari berbagai sumber:

Alami – aktivitas petir, aktivitas mikroorganisme tanah dalam siklus nitrogen

Pembakaran biomassa – kebakaran hutan dan pembakaran limbah.

Pembangkit listrik dan aktivitas industri – pembakaran bahan bakar fosil dan boiler

Emisi kendaraan – pembakaran bensin dan solar

Pada daerah perkotaan dengan lalu lintas yang padat, konsentrasi NO2 akan cukup tinggi, terutama saat jam sibuk. Hal ini disebabkan kendaraan bermotor menghasilkan emisi yang meningkatkan konsentrasi NO2 pada udara.

Dampak Nitrogen Dioksida

Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 baku mutu NO2 udara ambien sebesar 200 µg/m3 selama satu jam, 65 µg/m3 selama 24 jam dan 50 µg/m3 selama satu tahun. Apabila konsentrasi NO2 pada udara ambien melebihi baku mutu yang telah ditetapkan maka dapat disimpulkan bahwa udara tersebut telah tercemar, dan memberikan dampak terhadap kesehatan manusia maupun terhadap lingkungan.

Dampak terhadap kesehatan manusia, antara lain:

  • Iritasi saluran pernapasan
  • Sesak napas dan batuk
  • Memperparah asma dan penyakit paru – paru
  • Penurunan fungsi paru – paru jika paparan jangka panjang

Berikut ini dampak terhadap lingkungan:

  • Pembentukan smog fotokimia
  • Berkontribusi dalam hujan asam
  • Kerusakan tanaman dan ekosistem
  • Penurunan kualitas udara

Dikarenakan NO2 memberikan dampak yang besar, maka NO2 ini menjadi salah satu parameter penting dalam pemantauan kualitas udara. Untuk mengetahui kadar NO2 di udara, diperlukan pengujian di laboratorium.  Pengujian NO2 yang sering digunakan di laboratorium yaitu pengujian NO2 menggunakan spektrofotometer. Prinsip dasar dari metode ini adalah mengukur intensitas cahaya yang diserap oleh senyawa berwarna hasil dari reaksi NO2 dengan pereaksi kimia pada panjang gelombang 550 nm. Pengujian ini cukup umum digunakan dikarenakan prosedur yang relatif sederhana dan hasil pengujian yang cukup akurat bila dilakukan secara tepat. Untuk pembahasan lebih lanjut tentang pengujian nitrogen dioksida (NO2) menggunakan spektrofotometer akan dibahas di artikel selanjutnya.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium spektrofotometer, jika anda membutuhkan spektrofotometer uv vis bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.

Untuk penjelasan lebih lanjut untuk pengujian fosfor dalam tanah menggunakan spektrofotometer diartikel selanjutnya. Demikian artikel Apa itu Nitrogen Dioksida (NO2) pada Udara, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat