Pengujian Glifosat pada air sungai menggunakan HPLC

Pengujian Glifosat – Jika pada artikel sebelumnya kita sudah bahas tentang Zat Aktif Pestisida pada Air maka sekarang kita akan bahas bagaimana Pengujian Glifosat pada air sungai menggunakan HPLC. Pengujian glifosat sangat penting dalam pemantuan kualitas air, untuk melihat kadar residu pestisida yang terbawa. Glifosat merupakan jenis herbisida sistemik yang paling sering digunakan di sektor pertanian untuk membunuh gulma berdaun lebar serta rumput liar.Penggunaannya yang luas di berbagai bidang seperti lahan pertanian, perkebunan, dan area non-pertanian meningkatkan kemungkinan residu terbawa oleh air hujan ke sungai dan badan air lainnya.

Kontaminasi glifosat di air bisa mengganggu makhluk hidup di perairan dan membuat kualitas air semakin buruk. Oleh karena itu, menguji konsentrasi glifosat di air sungai merupakan hal penting dalam mengawasi kualitas lingkungan. Pengujian ini membutuhkan metode analisis yang tepat dan peka agar dapat mendeteksi serta mengukur jumlah glifosat dalam air sungai. Salah satu cara yang sering digunakan di laboratorium lingkungan adalah teknik High-Performance Liquid Chromatography (HPLC).

Karakteristik glifosat secara kimia, yaitu:

  • Sangat polar
  • Larut dalamair
  • Tidak mudahmenguap
  • Tidak memilikigugus kromofor kuat

Karakteristik tersebutmembuatglifosatsulitdianalisis langsung dengan detektor UV biasa.Oleh karena itu, diperlukan pengolahan khusus seperti proses derivatisasi sebelum dilakukananalisis HPLC.

Mengapa Pengujian Glifosat pada Air Sungai Penting?

Beberapa alasan utama mengapa pengujian dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Mengontrol pencemaran akibat aktivitas pertanian.
  • Melindungi ekosistemperairan dari dampak toksik.
  • Menjamin kualitas air mentah yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri.
  • Pencegahan pencemaranlingkungan.
  • Perlindungan kesehatan masyarakat.
  • Memenuhi persyaratan regulasi lingkungan mengenai batas tertinggi residu pestisida.

Paparan glifosat dalam kadar tertentu bisa memengaruhi organisme air dan berpotensi mengurangi kualitas air secara keseluruhan. Dengan menganalisis secara tepat menggunakan metode HPLC, kita bisa menemukan adanya sisa glifosat secara dini, sehingga langkah-langkah untuk mengendalikannya bisa diambil segera.

Prinsip dan Alat & Bahan

Prinsip kerja analisis glifosat dalam air sungai menggunakan HPLC (High-Performance Liquid Chromatography) didasarkan pada pemisahan senyawa pestisida polar berdasarkan perbedaan afinitasnya terhadap fase diam (kolom) dan fase gerak (pelarut) di bawah tekanan tinggi. Karena glifosat sangat polar dan kurang terserap UV, sampel biasanya memerlukan derivatisasi agar dapat dideteksi oleh detektor UV-Vis setelah terpisah dalam kolom.

Peralatan yang digunakan dalam pengujian, sebagai berikut:

  1. High-Performance Liquid Chromatography (HPLC)
  2. Corong pisah
  3. Rotary evaporator (rotavap)
  4. Vortex mixer
  5. Gelas ukur
  6. Gelas piala
  1. Kolom/Kartrid SPE
  2. Vacuum Manifold atau Pompa Vakum
  3. Tabung Reaksi
  4. Botol Semprot
  5. Pipet mikro
  6. Syringe
  7. Vial

Bahan yang digunakan dalam pengujian, sebagai berikut:

  1. Asetonitril
  2. Natrium sulfat anhidrat
  3. 9-Fluorenylmethyl chloroformate (FMOC-Cl)
  4. Aquadest
  5. Metanol
  6. Buffer

Cara Kerja Pengujian Glifosat

Pembuatan fase gerak

  1. Campuran pelarut aquadest dan asetonitril(50:50)
  2. Saring menggunakan vacuum filter, kemudian larutan ditampung dalam botol schott.
  3. Lakukan degassing selama 30 menit.

Pembuatan kurva standar

  1. Timbang standar glifosat murni dan larutkan dengan pelarut hingga konsentrasi 1000  mg/L (ppm) dalam labu ukur.
  2. Siapkan deret standar glifosat konsentrasi 0,1; 0,5; 1; 5; 10 ppm.
  3. Tambahkan pelarut asetonitril sampai tanda batas.
  4. Saring setiap deret standar menggunakan filter membran 0,22 µm atau 0,45 µm
  5. Injeksikan deret standar ke alat HPLC dengan panjang gelombang 340 nm. Injeksikan pelarut asetonitril yang digunakan sebelum menginjek deret standar.

Preparasi sampel

  1. Sampel disaring dengan menggunakan filter 0,45 µm untuk menghilangkan partikulat.
  2. Sampel dilewatkan melalui cartridge SPE untuk memisahkan glifosat dari matriks air dan memekatkannya.
  3. Sampel direaksikan dengan reagen seperti 9-fluorenylmethyl chloroformate (FMOC-Cl) agar dapat dideteksi oleh alat HPLC yang menghasilkan kompleks yang berfluoresensi.
  1. Injeksikan ke alat HPLC dengan panjang gelombang 340 nm. Injeksi pelarut asetonitril yang digunakan sebelum menginjeksi sampel.

Pengujian glifosat dalam air sungai dengan menggunakan High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) memiliki beberapa keunggulan, seperti kemampuan mendeteksi zat dalam jumlah sangat kecil, sensitivitas yang tinggi, serta kemampuan membedakan glifosat dari zat lain dengan baik. Metode ini sangat cocok digunakan untuk menganalisis residu pestisida dalam air, termasuk senyawa yang tidak mudah menguap seperti glifosat, serta bisa diterapkan untuk menganalisis beberapa jenis residu pestisida dalam satu kali pengujian.

Secara umum, pengujian glifosat dalam air sungai menggunakan HPLC adalah cara analisis yang tepat dan peka untuk menemukan sisa herbisida di lingkungan perairan. Karena sifat kimia glifosat yang sangat polar dan tidak memiliki gugus kromofor yang kuat, diperlukan proses derivatisasi sebelum analisis dilakukan agar senyawa tersebut dapat terdeteksi secara maksimal. Dengan cara persiapan dan pengolahan yang benar, metode ini bisa mendeteksi dan mengukur jumlah glifosat dalam kadar yang rendah, sehingga berperan penting dalam mempertahankan kualitas lingkungan dan keamanan air sumber daya.

Dengan melakukan persiapan secara terstruktur, memvalidasi metode yang sesuai dengan parameter analisis, serta menggunakan instrumen yang telah terkalibrasi dan memenuhi standar operasional, hasil pengujian dapat menjadi dasar yang dapat diandalkan dalam memantau kualitas lingkungan dan mengendalikan pencemaran air.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium  High Performance Liquid Chromatography (HPLC), jika anda membutuhkan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.

Demikian artikel Pengujian Glifosat pada air sungai menggunakan HPLC, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat