Apa itu COD pada Air Sungai

COD (Chemical Oxygen Demand) adalah ukuran jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik dalam air secara kimiawi menggunakan oksidator kuat. Parameter ini digunakan untuk melihat tingkat pencemaran air, khususnya karena limbah organik dan senyawa kimia yang sulit terurai secara biologis. Semakin tinggi kadar COD dalam air semakin besar juga jumlah cemaran yang ada. Nilai COD yang tinggi biasanya menunjukan adanya limbah industri, limbah domestik dan bahan kimia berbahaya yang masuk ke dalam perairan.

Pengambilan sampel ar untuk uji COD
Pengambilan sampel ar untuk uji COD

COD pada air sungai dapat berasal dari berbagai sumber, diantara lain:

  • Alami – bahan oranik seperti daun, ranting dan organisme mati yang terdekomposisi di sungai
  • Limbah domestik – sisa makanan, detergen dan juga kotoran manusia
  • Limbah industri – senyawa oraganik sintetis, zat pewarna, dan bahan kimia lainnya.
  • Aktivitas petanian – limpasan dari lahan pertanian yang menggunakan pupuk dan pestisida.

Dampak Kadar COD Tinggi Terhadap kualiatas Air Sungai

  • Penurunan Oksigen Terlarut (DO) – Bahan organik tinggi membutuhkan banyak oksigen untuk teroksidasi, sehingga oksigen dalam air habis terpakai, membuat biota air sulit bernapas.
  • Kematian Organisme Akuatik – Kekurangan oksigen menyebabkan ikan dan mikroorganisme penting mati, mengganggu ekosistem sungai.
  • Perubahan ekosistem perairan – pertumbuhan alga yang berlebihan (eutrofikasi).
  • Bau Busuk – Proses dekomposisi bahan organik menghasilkan bau tidak sedap yang mengganggu.
  • Kualitas Air Menurun Drastis – Air menjadi tidak layak untuk irigasi, minum (setelah diolah), atau keperluan lainnya karena tercemar bahan kimia dan organik.

Pemantuan COD pada air sungai sangat penting untuk mengetahui tingkat pencemaran dan kualitas perairan. Data COD ini juga dapat digunakan untuk mengevaluasi sumber cemaran dan efektifitas pengelolaan limbah sekitar sungai. Pemantuan yang dilakukan secara rutin akan memungkinkan identifikasi perubahan kualitas air akibat aktivitas manusia amaupun faktor alam, sehingga langkah pengendalian cemaran dilakukan secara tepat.

Salah satu metode yang umum digunakan untuk menentukan kadar COD pada air sungai yaitu menggunakan spektrofotometer. Pada metode ini, bahan organik pada sampel dioksidasi dalam suasana asam, kemudian hasil reaksi diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang tertentu. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang pengujian COD pada sampel air sungai menggunakan spektrofotometer akan dibahas diartikel selanjutnya.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium spektrofotometer, jika anda membutuhkan spektrofotometer uv vis bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.

Untuk penjelasan lebih lanjut untuk pengujian fosfor dalam tanah menggunakan spektrofotometer diartikel selanjutnya. Demikian artikel Apa itu COD pada Air Sungai, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat