Pengujian Vitamin C pada Minuman Bubuk menggunakan HPLC

Pengujian Vitamin C – Jika pada artikel sebelumnya kita sudah bahas tentang Vitamin C pada Makanan atau Minuman maka sekarang kita akan bahas bagaimana Pengujian Vitamin C pada Minuman Bubuk menggunakan HPLC. Vitamin C atau Asam Askorbat merupakan salah satu vitamin yang larut dalam air dan memiliki peran penting sebagai antioksidan bagi tubuh. Dalam industri pangan, kadar vitamin C sering dijadikan salah satu indikator kualitas dan nilai gizi suatu produk makanan. Vitamin ini juga banyak ditambahkan ke dalam berbagai produk minuman seperti jus buah, minuman kesehatan, dan minuman berenergi untuk meningkatkan nilai gizi serta memberikan manfaat bagi kesehatan.

Vitamin C relatif mudah mengalami degradasi akibat paparan panas, cahaya, oksigen, serta kondisi penyimpanan yang tidak tepat. Oleh karena itu, diperlukan metode analisis yang akurat dan sensitif untuk menentukan kadar vitamin C dalam bahan pangan.

Salah satu metode analisis yang banyak digunakan adalah High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Metode ini memiliki tingkat sensitivitas dan selektivitas yang tinggi sehingga mampu menentukan kadar vitamin C secara lebih akurat meskipun terdapat berbagai senyawa lain dalam minuman.

Prinsip Kerja Pengujian Vitamin C

Metode HPLC bekerja berdasarkan prinsip pemisahan senyawa dalam campuran menggunakan dua fase, yaitu fase diam (stationary phase) dan fase gerak (mobile phase). Sampel minuman yang mengandung vitamin C akan dipisahkan komponennya saat melewati kolom kromatografi.

Dalam proses analisis, sampel minuman terlebih dahulu dipersiapkan dengan cara pengenceran dan penyaringan untuk menghilangkan partikel yang dapat mengganggu analisis. Sampel kemudian diinjeksi ke dalam sistem HPLC. Senyawa vitamin C akan terpisah dari komponen lain di dalam kolom.

Deteksi biasanya dilakukan menggunakan detektor UV-Vis karena vitamin C memiliki kemampuan menyerap sinar ultraviolet pada panjang gelombang tertentu 244nm. Konsentrasi vitamin C dalam sampel kemudian dihitung berdasarkan luas puncak kromatogram yang dibandingkan dengan larutan standar.

Alat dan Bahan

Alat yang digunakan pada pengujian ini, yaitu:

  • Sistem HPLC (pompa, injector, kolom, dan detektor UV-Vis)
  • Kolom kromatografi C18
  • Timbangan analitik
  • Pipet volumetrik dan mikropipet
  • Labu ukur
  • Vortex mixer
  • Sonikator (ultrasonic bath)
  • Syringe filter 0,2 µm

Bahan yang digunakan pada pengujian ini, yaitu:

  • Standar vitamin C (asam askorbat)
  • Sampel minuman bubuk
  • Fase gerak
  • Air tipe 1

Cara Kerja Pengujian Vitamin C

Pembuatan Deret Standar

  1. Buat larutan standar dengan mengambil 0,25 mL; 1,25 mL; 2,50 mL; 3,75 mL; dan 5 mL larutan induk asam askorbat 0,1 % ke dalam labu ukur 50mL.
  2. Masing-masing konsentrasi diencerkan dengan metanol sampai tanda batas (50 ml) dan homogenkan.
  3. Saring menggunakan syringe filter 0,2 μm. Larutan diletakkan dalam vial.
  4. Kelima larutan standar diletakkan pada rak hplc, kemudian diinjek 20 𝜇𝑙 masing-masing konsentrasi.

Pembuatan Fase Gerak

  1. Timbang 6,8046 g KH2PO4.
  2. Larutkan hingga 1 L dan atur pH menggunakan larutan H3PO4 sampai larutan pH 3
  3. Saring dengan pompa vakum menggunakan membran filter 0,2 μm nylon.
  4. Sonikasi 15 menit, Didapat larutan fase gerak.

Preparasi Sampel 

  1. Timbang 2 g sampel ke dalam laku takar amberglass 100mL.
  2. Larutkan dengan air tipe 1.
  3. Larutan disonikasi selama 5 menit.
  4. Larutan ditera dengan tipe 1 dan dihomegenkan.
  5. Sampel disaring menggunakan syringe filter 0,2 μm.
  6. Hasil saringan ke dua dimasukkan ke dalam vial.
  7. Sampel diinjek menggunakan instrumen HPLC dengan panang gelombang 244 nm.

Pengujian vitamin C dalam minuman menggunakan metode HPLC merupakan metode yang efektif dan akurat untuk menentukan kadar vitamin C dalam produk minuman. Metode ini mampu memisahkan vitamin C dari komponen lain yang terdapat dalam minuman sehingga hasil analisis menjadi lebih spesifik dan terpercaya.

Dengan menggunakan metode HPLC, industri pangan dan laboratorium pengujian dapat memastikan kandungan vitamin C dalam produk sesuai dengan standar mutu dan label gizi yang dicantumkan. Selain itu, metode ini juga penting untuk pengawasan mutu produk serta penelitian mengenai stabilitas vitamin C selama proses produksi dan penyimpanan.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium  High Performance Liquid Chromatography (HPLC), jika anda membutuhkan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.

Demikian artikel Pengujian Asam Sorbat pada Saus Menggunakan HPLC, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

WhatsApp chat