Pengujian Logam (Pb, Hg, Cd, As, Cr, Ni) dalam Air

Pengujian logam – Jika pada artikel sebelumnya kita sudah bahas tentang Logam (Pb, Hg, Cd, As, Cr, Ni) dalam Air maka sekarang kita akan bahas bagaimana Pengujian Logam Berat (Pb, Hg, Cd, As, Cr, Ni) dalam Air. Pengujian logam berat dalam air merupakan salah satu parameter penting dalam analisis kualitas lingkungan. Logam berat seperti Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Kadmium (Cd), Arsen (As), Kromium (Cr), dan Nikel (Ni) merupakan kontaminan berbahaya yang sering ditemukan dalam lingkungan perairan akibat aktivitas industri, pertambangan, pertanian, dan limbah domestik. Keberadaan logam-logam ini dalam air dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan manusia dan ekosistem karena sifatnya yang toksik, bioakumulatif, dan sulit terurai.

Oleh karena itu, diperlukan metode analisis yang akurat dan sensitif untuk mendeteksi logam berat dalam air, seperti Inductively Coupled Plasma (ICP).

Pengujian Logam dalam air menggunakan ICP
Pengujian Logam dalam air menggunakan ICP

Prinsip Kerja Pengujian Logam dalam Air

Metode ICP bekerja berdasarkan ionisasi atom dalam plasma bersuhu tinggi dan pengukuran sinyal yang dihasilkan. Pada tahap awal, sampel cair diubah menjadi aerosol menggunakan nebulizer, kemudian dialirkan ke dalam plasma argon dengan suhu sekitar 6000–10000 K. Pada suhu ini, atom-atom logam mengalami eksitasi atau ionisasi.

Ion logam yang terbentuk akan dipisahkan berdasarkan rasio massa terhadap muatan (m/z) menggunakan mass spectrometer. Metode ini memiliki sensitivitas sangat tinggi dan mampu mendeteksi logam hingga tingkat jejak (ppb hingga ppt).

Alat dan Bahan

Alat:

  • ICP-MS
  • Nebulizer dan spray chamber
  • Sistem plasma argon
  • Hot plate
  • Labu ukur
  • Pipet volumetrik dan mikropipet
  • Gelas beker
  • Botol sampel (polietilen)

Bahan:

  • Sampel air
  • Asam nitrat (HNO3)pekat (pro analysis)
  • Larutan standar Pb, Hg, Cd, As, Cr, Ni
  • Aquades
  • Gas argon (Ar) sebagai plasma

Cara Kerja Pengujian Logam dalam Air

Berikut ini tahap-tahap pembuatan kurva standar

  1. Pipet larutan induk standar metals 1000 mg/L dipipet sebanyak 0,5 mL
  2. Masukkan ke dalam labu takar 50 mL
  3. Tera dengan pelarut asam nitrat (HNO3) Supra Pure 1%, dan dihomogenkan
  4. Siapkan deret standar 0; 1; 10; 100; 1000 μg/L dan masukkan masing-masing ke dalam labu ukur 50 mL.
  5. Tambahkan asam nitrat (HNO3) Supra Pure 1% sampai tepat pada tanda tera
  6. Injeksikan deret standar ke alat ICP.

Berikut ini tahap-tahap preparasi sampel

  1. Sampel air yang akan dianalisis dimasukkan ke dalam tabung vial sebanyak 50 mL.
  2. Sampel diasamkan dengan larutan asam nitrat pekat (HNO3)(p) sebanyak 2 mL.
  3. Sampel dipanas menggunakan hot plate sampai jernih, kemudian sampel didinginkan pada suhu ruang.
  4. Setelah sampel didinginkan, kemudian dipipet sebanyak 5 mL menggunakan mikropipiet dan dimasukkan ke dalam test tube yang telah disusun dalam rak.
  5. Injeksikan sampel ke alat ICP-MS.

Pengujian logam berat (Pb, Hg, Cd, As, Cr, Ni) dalam air merupakan langkah penting dalam pengendalian kualitas lingkungan dan perlindungan kesehatan masyarakat. Dengan menggunakan metode analisis ICP-MS, konsentrasi logam berat dapat ditentukan secara akurat hingga tingkat jejak. Pengujian logam berat (Pb, Hg, Cd, As, Cr, Ni) dalam air menggunakan metode ICP merupakan teknik analisis yang sangat efektif karena memiliki sensitivitas tinggi, akurasi baik, serta mampu menganalisis banyak unsur secara simultan.

Metode ICP, sangat direkomendasikan dalam analisis kualitas air terutama untuk pemantauan lingkungan dan pengendalian pencemaran. Dengan penerapan prosedur yang tepat, hasil analisis yang diperoleh dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan sumber daya air dan perlindungan kesehatan masyarakat.

PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium Inductively Coupled Plasma (ICP), jika anda membutuhkan Inductively Coupled Plasma (ICP) bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.

Demikian artikel Pengujian Logam Berat (Pb, Hg, Cd, As, Cr, Ni) dalam Air, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat