Senyawa fenol termasuk dalam kelompok polutan organik yang sering ditemukan dalam lingkungan perairan, baik karena kegiatan industri maupun kehidupan sehari-hari. keberadaan senyawa ini memberikan perhatian serius karena sifatnya yang beracun, memiliki aroma yang sangat tajam, serta berpotensi merugikan kesehatan manusia dan ekosistem perairan. Dalam air, fenol bisa berbentuk larut dan cukup stabil, terutama ketika kondisi air memiliki pH netral hingga sedikit asam. Sifat toksik dan kemampuannya bereaksi secara kimia membuat senyawa ini menjadi salah satu indikator penting dalam mengevaluasi kualitas air. Continue reading →