Pengujian Pestisida pada Air Sungai Menggunakan GC

Pengujian pestisida – Jika pada artikel sebelumnya kita sudah bahas tentang apa itu pestisida pada air sungai maka sekarang kita akan bahas bagaimana pengujian pestisida pada air sungai menggunakan GC. Pengujian pestisida dilakukan untuk mengetahui keberadaan dan kadar pestisida pada air sungai yang berasal dari aktivitas pertanian maupun industri. Air sungai sangat rentan tercemar karena fungsinya sebagai pembuangan akhir dari berbagai limpasan permukaan. Salah satu metode pengujian yang sering digunakan yaitu pengujian pestisida pada air sungai menggunakan Gas Chromatography (GC). Continue reading →

Apa itu Pestisida pada Air Sungai

Pestisida dalam air adalah kontaminasi serius akibat limpasan pertanian, penggunaan berlebih, atau limbah industri, yang membawa zat berbahaya seperti organoklorin dan organofosfat ke dalam ekosistem perairan. Pestisida sendiri adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengatasi hama atau penyakit pada tanaman. Dalam pertanian, penggunaan pestisida bisa membantu meningkatkan hasil panen, namun jika penggunaannya berlebihan, kelebihan pestisida bisa terbawa oleh air hujan atau aliran irigasi dan akhirnya mencemari sumber air, salah satunya air sungai.

Continue reading →

Apa itu Ozon (O3) pada Udara Ambien

Ozon (O3) merupakan jenis polutan oksidan yang paling sering ditemukan di udara ambien terutama pada wilayah perkotaan. Meskipun pada atmosfer ozon (stratosfer) memiliki peran penting untuk melindungi makhluk hidup dan menyerap radiasi ultraviolet (UV) matahari. Namun keberadaan ozon di permukaan tanah yang sering disebut dengan ozon ambien atau troposfer dapat menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia yang serius. Ozon terbentuk melalui reaksi fotokimia, yaitu reaksi kimia yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energinya. Continue reading →

Pengujian O3 pada Udara Ambien Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian O3 – Pada artikel sebelumnya kita sudah bahas tentang apa itu ozon (O3) pada udara ambien, sekarang kita akan lanjut ke pengujian O3 pada udara ambien menggunakan spektrofotometer. Ozon pada atmosfer memiliki peran penting untuk melindungi bumi dari sinar ultraviolet (UV), namun saat berada di permukaan ozon memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Karena dampaknya negatif terhadap kesehatan dan lingkungan, kadar ozon perlu dipantau secara berkala. Pengujian yang umum digunakan yaitu pengujian menggunakan spektrofotometer. Continue reading →

Apa itu Hidrogen Sulfida pada Udara

Hidrogen Sulfida (H2S) adalah senyawa yang terdiri dari dua atom hidrogen (H) dan satu unsur sulfur (S). Gas ini termasuk dalam gas pencemar, tidak berwarna, memiliki bau khas seperti telur busuk, dan mudah terbakar. H2S sering ditemukan di udara sekitar kawasan TPA, rawa dan industri migas disebabkan penguraian bahan organik. H2S memiliki sifat korosif dan membahayakan kesehatan manusia, dapat menyebabkan iritasi mata/ tenggorokan hingga kematian jika terpapar pada konsentrasi tinggi (di atas 100 ppm). Continue reading →

Pengujian H2S pada Udara Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian H2S – pada artikel sebelumnya kita sudah bahas apa itu hidrogen sulfida pada udara, sekarang kita akan bahas pengujian H2S pada udara menggunakan spektrofotometer. Gas H2S ini termasuk gas pencemaran udara yang bersifat toksik dan memiliki bau yang khas seperti telur busuk. Gas ini dapat terbentuk karena aktivitas manusia maupun alami. Karena dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. maka diperlukan pengukuran hidrogen sulfida pada udara secara tepat. Salah satu metode yang sering digunakan di laboratorium yaitu metode spektrofotometri atau pengujian menggunakan spektrofotometer. Continue reading →

Pengujian NO2 pada Udara Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian NO2– Jika di artikel sebelumnya kita sudah bahas apa itu nitrogen dioksida (NO2) pada udara, maka di sini kita akan lanjut bahas tentang pengujian NO2 pada udara menggunakan spektrofotometer. Nitrogen dioksida (NO2) merupakan salah satu gas pencemar udara yang sering ditemukan di kawasan industri dan perkotaan. Gas ini terbentuk dari proses pembakaran bahan bakar fosil, seperti emisi kendaraan dan aktivitas industri. Gas ini dapat memberikan dampak buruk terhadap manusia dan lingkungan, maka dari itu diperlukan pemantauan konsentrasi nitrogen dioksida pada udara secara rutin. Pengujian yang umum dilakukan di laboratorium yaitu pengujian menggunakan spektrofotometer. Continue reading →

Apa itu Nitrogen Dioksida (NO2) pada Udara

Nitrogen dioksida (NO2) merupakan salah satu gas pencemar udara yang termasuk dalam kelompok nitrogen oksida (NOx) dan salah satu polutan udara utama. Gas ini berwarna coklat kemerahan, berbau tajam, dan bersifat iritan terhadap sistem pernapasan. NO2 terbentuk dari proses pembakaran bahan bakar fosil, seperti emisi kendaraan bermotor, pembangkit listrik dan aktivitas industri. Pada atmosfer, NO2 termasuk polutan udara yang bersifat reaktif dan dapat berinteraksi dengan komponen lain di atmosfer, sehingga berkontribusi dalam pembentukan ozon troposfer dan partikel halus. Continue reading →

Pengujian SO2 pada Udara Menggunakan Spektrofotometer

Pengujian SO2jika diartikel sebelumnnya kita sudah bahas tentang apa itu sulfur dioksida pada udara, sekarang kita akan bahas bagaimana pengujian sulfur dioksida pada udara menggunakan spektrofotometer. Sulfur dioksida (SO2) merupakan gas pencemar udara yang dihasilkan dari aktivitas industri, pembakaran bahan bakar fosil dan proses alam. Keberadaan SO2 di udara dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan manusia. Maka dari itu perlunya pemantauan kualitas udara secara rutin. Salah satu pengujian yang sering digunakan di labolatorium yaitu pengujian menggunakan spektrofotometer. Continue reading →

Apa itu Sulfur Dioksida pada Udara

Sulfur dioksida adalah senyawa gas yang terdari dari satu atom sulfur(S) dan dua atom oksigen (O2). Gas ini tidak berwarna, memiliki bau menyengat dan bersifat mudah larut dalam air. Gas ini juga termasuk dalam kelompok gas pencemaran udara. Senyawa ini terbentuk dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur, aktivitas industri dan proses alam seperti letusan gunung berapi. Dalam atmosfer, sulfur dioksida termasuk dalam kelompok polutan primer, yaitu polutan yang langsung dilepaskan ke udara dari sumbernya. Continue reading →

WhatsApp chat