Pengujian tekanan darah pada hewan uji, khususnya mencit (mouse) dan tikus (rat), merupakan salah satu metode penting dalam penelitian farmakologi, fisiologi, dan toksikologi. Pengujian ini digunakan untuk mengevaluasi kondisi sistem kardiovaskular, mempelajari mekanisme penyakit seperti hipertensi, serta menilai efektivitas dan keamanan senyawa atau obat yang memengaruhi tekanan darah.
Salah satu alat yang banyak digunakan adalah Mouse/Rat Blood Pressure System, yaitu sistem pengukuran tekanan darah non-invasif yang bekerja berdasarkan metode tail-cuff (manset ekor). Metode ini memungkinkan pengukuran tekanan darah sistolik, diastolik, dan denyut jantung tanpa memerlukan tindakan pembedahan, sehingga lebih aman dan mengurangi risiko cedera pada hewan uji.

Pengujian tekanan darah ini bertujuan sebagai berikut:
- Mengukur tekanan darah pada mencit atau tikus secara non-invasif.
- Menentukan nilai tekanan darah sistolik, diastolik, dan denyut jantung hewan uji.
- Mengevaluasi perubahan tekanan darah setelah pemberian senyawa atau perlakuan tertentu.
- Mengetahui perubahan fungsi kardiovaskular sebagai respons terhadap perlakuan yang diberikan.
- Mempelajari perubahan tekanan darah akibat penyakit, perlakuan, atau faktor lingkungan.
- Mendukung penelitian hipertensi, hipotensi, dan gangguan kardiovaskular lainnya.
Prinsip Kerja Analisis Pengujian Tekanan Darah
Mouse/Rat Blood Pressure System umumnya menggunakan metode tail-cuff plethysmography. Pada metode ini, manset dipasang pada ekor mencit dan dipompa hingga tekanan tertentu untuk menghentikan aliran darah sementara.
Selanjutnya, tekanan manset diturunkan secara bertahap. Sensor yang terpasang akan mendeteksi kembalinya aliran darah pada ekor. Data tersebut kemudian diolah oleh sistem untuk menghasilkan nilai tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, tekanan arteri rata-rata (Mean Arterial Pressure/MAP), dan denyut jantung.
Sebelum pengukuran dilakukan, mencit biasanya ditempatkan pada alat pemanas ringan untuk meningkatkan aliran darah pada ekor sehingga sinyal yang diperoleh lebih jelas dan akurat.
Tahap Analisis Pengujian Tekanan Darah dengan Mouse/Rat Blood Pressure
- Persiapan Alat
- Nyalakan Mouse/Rat Blood Pressure System dan komputer.
- Hubungkan sensor serta manset ke sistem.
- Pastikan perangkat lunak siap digunakan.
- Lakukan kalibrasi alat sesuai petunjuk pabrik.
- Persiapan Hewan Uji
- Hewan diadaptasikan terhadap lingkungan laboratorium.
- Hewan dibiasakan berada dalam restrainer beberapa hari sebelum pengujian untuk mengurangi stres.
- Pastikan kondisi hewan sehat dan tidak mengalami gangguan fisik.
- Pemanasan Hewan
- Hewan ditempatkan pada platform pemanas (sekitar 30–37°C).
- Pemanasan dilakukan untuk meningkatkan aliran darah pada ekor sehingga sinyal lebih mudah dideteksi.
- Pemasangan Manset dan Sensor
- Ekor hewan dimasukkan melalui manset.
- Sensor ditempatkan pada bagian ekor sesuai prosedur alat.
- Pastikan posisi sensor stabil dan tidak terlalu longgar maupun terlalu ketat.
- Pengukuran Tekanan Darah
- Manset dipompa hingga tekanan tertentu untuk menghentikan aliran darah.
- Tekanan manset diturunkan secara otomatis.
- Sistem merekam sinyal dan menghitung parameter tekanan darah.
- Pengukuran biasanya dilakukan 5–10 kali untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.
- Pengolahan Data
- Data yang tidak stabil atau menunjukkan artefak dieliminasi.
- Nilai rata-rata tekanan darah dihitung.
- Hasil dianalisis secara statistik sesuai kebutuhan penelitian.
Kelebihan dan Kelemahan Mouse/Rat Blood Pressure
Kelebihan
- Bersifat non-invasif sehingga tidak memerlukan pembedahan.
- Risiko infeksi dan cedera pada hewan sangat rendah.
- Dapat digunakan berulang kali pada hewan yang sama.
- Prosedur relatif cepat dan mudah dilakukan.
- Cocok untuk penelitian jangka panjang.
- Data dapat direkam dan dianalisis secara otomatis.
- Biaya operasional lebih rendah dibanding metode invasif.
Kelemahan
- Hasil pengukuran dapat dipengaruhi oleh stres hewan.
- Membutuhkan proses aklimatisasi sebelum pengukuran.
- Akurasi lebih rendah dibandingkan metode invasif menggunakan kateter arteri.
- Sensitif terhadap perubahan suhu lingkungan.
- Pengukuran dapat terganggu jika hewan banyak bergerak.
- Memerlukan posisi pemasangan manset yang tepat agar hasil akurat.
Penutupan
Pengujian tekanan darah menggunakan Mouse/Rat Blood Pressure System merupakan metode yang banyak digunakan dalam penelitian kardiovaskular pada hewan coba. Sistem ini bekerja dengan prinsip tail-cuff plethysmography yang memungkinkan pengukuran tekanan darah secara non-invasif. Alat ini banyak digunakan dalam penelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek suatu senyawa terhadap sistem kardiovaskular. Keunggulan metode ini terletak pada kemudahan penggunaan, keamanan, dan kemampuan melakukan pengukuran berulang pada hewan yang sama. Namun, hasil pengukuran sangat dipengaruhi oleh kondisi hewan, lingkungan, dan teknik pelaksanaan sehingga diperlukan prosedur yang tepat untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium Mouse/Rat Blood Pressure, jika anda membutuhkanMouse/Rat Blood Pressure bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.
Demikian artikel “Pengujian Tekanan Darah dengan Mouse/Rat Blood Pressure“, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

