Pengujian hand sanitizer – Hand sanitizer merupakan produk antiseptik yang digunakan untuk mengurangi atau membunuh mikroorganisme pada tangan tanpa menggunakan air. Kandungan utama pada hand sanitizer umumnya adalah alkohol, seperti etanol atau isopropanol, dengan kadar tertentu yang efektif sebagai antiseptik. Menurut standar kesehatan, kandungan alkohol pada hand sanitizer umumnya berada pada kisaran 60–80% agar efektif membunuh bakteri dan virus.
Untuk memastikan kualitas dan keamanan produk, diperlukan pengujian kandungan bahan dalam hand sanitizer. Salah satu metode analisis yang banyak digunakan adalah Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Pengujian kandungan dalam hand sanitizer menggunakan FTIR merupakan metode analisis yang efektif untuk mengidentifikasi senyawa penyusun produk, terutama alkohol dan bahan tambahan lainnya. FTIR bekerja berdasarkan penyerapan radiasi inframerah oleh gugus fungsi dalam molekul sehingga menghasilkan spektrum khas setiap senyawa.

Metode ini memiliki keunggulan berupa proses analisis yang cepat, mudah, akurat, dan tidak merusak sampel. Dengan interpretasi spektrum inframerah, kandungan utama seperti etanol, isopropanol, gliserol, dan bahan tambahan lain dalam hand sanitizer dapat diketahui sehingga kualitas dan keamanan produk dapat dievaluasi dengan baik.
Prinsip Kerja FTIR
FTIR bekerja berdasarkan penyerapan radiasi inframerah oleh molekul sampel. Ketika sinar inframerah dilewatkan melalui sampel, ikatan kimia dalam molekul akan bergetar pada frekuensi tertentu sesuai jenis gugus fungsinya. Setiap gugus fungsi memiliki pola serapan inframerah yang khas sehingga dapat digunakan sebagai “sidik jari” senyawa.
Masing-masing gugus fungsi memiliki daerah serapan khas, seperti gugus O–H alkohol di daerah serapan 3200–3600 cm⁻¹, gugus C–H alifatik di daerah serapan 2800–3000 cm⁻¹, gugus C–O alkohol di daerah serapan 1000–1300 cm⁻¹, dan gugus C=O karbonil di daerah serapan 1650–1750 cm⁻¹. Pada sistem FTIR, sinar inframerah dimodulasi menggunakan interferometer sebelum melewati sampel. Detektor kemudian menangkap sinyal hasil interaksi tersebut dan komputer mengubahnya menjadi spektrum menggunakan transformasi Fourier. Spektrum yang diperoleh dibandingkan dengan spektrum standar untuk mengetahui kandungan senyawa dalam hand sanitizer.
Alat dan Bahan Pengujian Hand Sanitizer
Alat
- Spektrofotometer FTIR
- Komputer dan perangkat lunak FTIR
- Pipet tetes atau mikropipet
- Gelas kimia
- Tissue bebas serat
- ATR crystal (jika menggunakan FTIR-ATR)
Bahan
- Sampel hand sanitizer
- Etanol atau isopropanol standar
- Gliserol standar
- Akuades atau pelarut pendukung
Cara Kerja Pengujian Hand Sanitizer
- Persiapan Alat: Nyalakan instrumen FTIR dan lakukan kalibrasi background (udara kosong) untuk menghilangkan pengaruh uap air dan CO2 di udara.
- Penetesan Sampel: Teteskan sekitar 10–20 µL sampel hand sanitizer tepat di atas kristal ATR (biasanya terbuat dari Diamond atau Zinc Selenide).
- Pemindaian (Scanning): Jalankan proses pemindaian pada rentang bilangan gelombang 4000 – 650 cm⁻¹
- Analisis Spektrum: Identifikasi puncak-puncak spesifik yang muncul.
- Gugus –OH: Muncul serapan melebar di rentang 3200 – 3550 cm⁻¹.
- Gugus C–H (Alkil): Muncul di rentang 2850 – 3000 cm⁻¹.
- Gugus C–O: Muncul di rentang 1000 – 1100 cm⁻¹ (ini adalah area kunci untuk membedakan jenis alkohol).
- Pembersihan: Bersihkan kristal ATR dengan tisu dan alkohol setelah setiap pemakaian agar tidak ada kontaminasi silang.
Kesimpulan
Pengujian menggunakan FTIR terbukti efektif untuk identifikasi cepat kandungan alkohol dalam hand sanitizer. Metode ini mampu membedakan antara Etanol dan Isopropanol secara kualitatif melalui analisis area fingerprint pada spektrum inframerah. Selain itu, melalui kurva kalibrasi standar, FTIR juga dapat digunakan untuk analisis kuantitatif guna memastikan kadar alkohol sesuai dengan standar WHO (minimal 60-80%).
Metode ini memiliki keunggulan berupa proses analisis yang cepat, mudah, akurat, dan tidak merusak sampel. Dengan interpretasi spektrum inframerah, kandungan utama seperti etanol, isopropanol, gliserol, dan bahan tambahan lain dalam hand sanitizer dapat diketahui sehingga kualitas dan keamanan produk dapat dievaluasi dengan baik.
PT. Andaru Persada Mandiri adalah distributor alat laboratorium Rotary Evaporator, jika anda membutuhkan Rotary Evaporator bisa menghubungi kami di whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link alamat kami sertakan pada Google Maps.
Demikian artikel “Pengujian Kandungan Hand Sanitizer Menggunakan FTIR“, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

