Vitamin D Yang Efektif Digunakan Untuk Pasien Covid-19

Vitamin D Yang Efektif Digunakan Untuk Pasien Covid-19 – Halo sobat laborians, bagaimana kabarnya? Semoga anda semua sehat selalu ya. Vitamin D sudah dikenal sejak lama memiliki banyak manfaat terutama untuk kesehatan tulang. Ternyata vitamin D ini baik dikonsumsi oleh pasien covid-19 lho. Bagaimana penjelasannya? Mari simak ulasannya berikut ini.

vitamin-d-efektif-bagi-pasien-covid-19
Ilustrasi Vitamin D

Mengenai Vitamin D

Vitamin D sudah dikenal sejak lama sebagai salah satu vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, Vitamin dengan nama lain  1,25-dihydroxyvitamin D3 (1,25(OH)2D3) ini banyak ditemukan dalam produk makanan, seperti susu, sereal, dan minyak ikan. Tak hanya itu, vitamin D juga memiliki kadar serum sebesar >30 µg/mL (>75 µmol/L). Kadar ini merupakan kadar optimal yang bermanfaat untuk kesehatan.

Semakin bertambah usia, kebutuhan vitamin D pun dalam tubuh pun akan semakin meningkat. Seperti pada musim dingin,  sangat sedikit radiasi sinar UVB yang sampai ke permukaan bumi, sehingga dapat menimbulkan risiko defisiensi vitamin D pada musim ini akan meningkat. Meskipun Indonesia sebagai wilayah tropis akan mendapat paparan sinar matahari lebih tinggi, hal ini tidak menjamin adanya kecukupan vitamin D di dalam tubuh manusia. Jadi, kebutuhan vitamin D pun akan semakin meningkat.

Vitamin D Untuk Pasien Covid-19

Lalu, bagaimana dengan vitamin D pada pasien covid-19?

Pada beberapa penelitian dan kasus dari penyintas covid-19, vitamin D telah terbukti dalam menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan. Tak hanya itu, vitamin D juga memiliki efek dalam meningkatkan imunitas tubuh. Sehingga vitamin D ini sangat ideal untuk dikonsumsi. Meskipun begitu, belum ada uji klinis yang memberikan hasil  untuk menangkal virus SARS-CoV-2. Jadi, vitamin D disini masih berperan untuk mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan.

Menurut World Health Organization atau WHO, dalam beberapa kasus dan penelitian, ditemukan ada 55 pasien dan mayoritas (85,5%) mengalami gejala ringan. Juga ditemukan satus insufisiensi vitamin D (kekurangan vitamin D) ditemukan pada 80 pasien dan mayoritas (43,8%) mengalami gejala sedang. Dengan penelitian tersebut, vitamin D menjadi sangat dibutuhkan oleh pasien covid-19.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Grant et al, vitamin D memiliki konsentrasi yang tinggi dalam menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA, termasuk influenza, pneumonia, hingga infeksi coronavirus. Suplemen vitamin D yang diberikan pada pasien covid-19 dapat diberikan untuk meningkatkan konsentrasi vitamin D. Tapi yang perlu diingat, jika pasien covid-19 diberikan vitamin D dengan dosis tinggi, suplemen kalsium tidak boleh diberikan dalam dosis tinggi, untuk menghindari dari terjadinya hiperkalemia.

Walaupun dari uji klinis yang meneliti efek vitamin D belum secara spesifik menghilangkan virus SARS-CoV-2 . Tapi, fungsinya yang dapat menurunkan sesak pada saluran pernapasan sangat membantu bagi para pasien covid-19 dengan gejala sedang hingga berat. Oleh karena itu, vitamin D dinilai memiliki manfaat mulai dari profilaksis ( tindakan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit ) hingga bagi pasien covid-19.

Bagi anda yang sedang membaca artikel ini, untuk menjaga diri dari terpaparnya virus covid-19, jangan lupa untuk selalu terapkan 5M ya, yakni mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Baca Juga : Prinsip Menggunakan Reagen Vazyme

Jika anda memiliki kebutuhan terkait alat laboratorium yang digunakan sebagai covid solutionPT Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium  juga menyediakan berbagai kebutuhan tersebut. Diantaranya, ada biosafety cabinet, alat PCR, hingga reagen pcr. Untuk pertanyaan dan diskusi lebih lanjut, bisa hubungi WhatsApp : +6287777277740 atau Tel : (0251) 7504679. Link alamat kami sertakan di googlemaps.

Ditulis Oleh : DNA

Sumber dan Referensi : WHO

Sampai disini dulu artikel mengenai ” Vitamin D Yang Efektif Digunakan Untuk Pasien Covid-19  “. Bagaimana menurut anda? Boleh bagikan pendapatnya terkait artikel ini di kolom komentar ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Semangat terus sobat laborians!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat