Mengenal Thermogravimetri – Analisis Pemeriksaan Kadar Air

Thermogravimetri – Thermogravimetri adalah metode yang digunakan untuk menentukan kadar air suatu bahan. Metode ini biasanya digunakan pada alat mouisture analyzer dan moisture balance untuk mengukur kelembapan. Pada artikel kali ini, penulis akan mengulas secara singkat mengenai thermogravimetri. Untuk lebih lengkapnya, mari simak artikel berikut.

Sebelum pembahasan lebih lanjut, penulis ingin menginformasikan jika anda membutuhkan Moisture analyzer dan moisture balance anda bisa dapatkan di PT. Andaru Persada Mandiri. Sebagai distributor alat laboratorium, PT. Andaru Persada Mandiri juga menyediakan berbagai macam alat laboratorium yang lain.

Pentingnya bagi setiap disributor yang menghasilkan produk seperti material makanan dan yang lainnya untuk, mengetahui kadar airnya. Hal ini dilakukan untuk memperhatikan kualitas produk yang akan dijual.

Kadar air adalah perbedaan antara berat bahan sebelum dan sesudahdikaukan pemanasan. Setiap bahan bila disimpan dalam keadaan terbuka kadar airnya akan mencapai keseimbangan dengan menghasilkan kelembapan udara disekitarnya. Penentuan kadar air dalam suatu bahan atau material dapat dilakukan dengan beberapa metode, yaitu thermogravimetri, destilasi, khemis, metodefisis dan metode khusus lainnya seperti kromatografi. Dari kelima metode tersebut,  cara efektif yang digunakan adalah dengan metode thermogravimetri.

Thermogravimetri-apm
Ilustrasi Thermogravimetri

Pengertian Thermogravimetri

Thermogravimetri adalah suatu metode atau jenis pengujian yang dilakukan pada sampel untuk menentukan kadar air dengan menunjukkan perubahan berat susut (weight loss) dan ada kaitannya dengan perubahan suhu. Metode ini bergantung pada tingkat presisi yang tinggi dalam tiga pengukuran, yaitu berat, suhu, dan perubahan suhu.

Baca juga : Analytical Balance – Pengertian, Fungsi, Jenis, Bagian-Bagian

TGA secara umum digunakan dalam penelitian dan oengujian untuk menentukan karakteristik bahan seperti polimer, menentukan suhu degradasi, tingkat komponen organik dan anorganik dalam ilmu pertanian, dan bahan penyerap kadar air. Thermogravimetri dilakukan dengan cara mengeringkan bahan untuk mempercepat penguapan air serta menghindari terjadinya reaksi yang menyebabkan terbentknya air ata reaksi lain yang terjadinya karena pemanasan. Oleh karena itu, thermogravimetri sering disebut sebagai metode pengeringan.

Thermogravimetri juga memiliki beberapa aplikasi dalam menjalankan analisinya, yaitu:

Desolvasi

Merupakan teknik pembuatan nanopartikel berdasarkan perbedaan kelarutan antara desolvating agent dengan pelarut air yang bercampur BSA. Pelarutnya akan terabsorbsi atau terikat secara kristalin.

Dekomposisi

Proses perubahan menjadi bentuk yang lebih sederhana yang menghasilkan kestabilan kimiawi dan thermal.

Kompatibilitas

Terjadinya interaksi antar komponen yang menentukan kestabilan. Jika kedua zat dapat bercampur dan mengalami reaksi kimia, maka maka dianggap tidak ada kompatibilitasnya.

Penulis : FR

Sumber: slideshare

Baik, kalau begitu sekian dulu pembahasan mengenai “Mengenal Thermogravimetri – Analisis Pemeriksaan Kadar Air“. Semoga informasi ini bermanfaat. Jika diantara sobat ada yang memiliki saran, silahkan isi di kolom komentar ya.

 

6 Comments

    1. Terima kasih Kak Rendi atas komentarnya. Baca juga artikel-artikel kami yang lainnya Kak

  1. Artikel yang bagus. Ternyata thermogravimetri punya 3 aplikasi untuk analisis. Mungkin lebih bagus lagi jika diberikan video dan gambar agar lebih mengerti

    1. Terima kasih Kak Mumuz atas komentarnya. Terima kasih juga atas sarannya, akan kami jadikan masukan untuk artikel selanjutnya. Jangan lupa untuk membaca artikel kami yang lainnya seputar alat laboratorium lainnya Kak.

  2. Pingback: Dea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dalam website ini memiliki hak cipta, verifikasi untuk izin penggunaan.
WhatsApp chat