Cara Membedakan Vitamin Yang Asli dan Palsu

Cara Membedakan Vitamin Yang Asli dan Palsu – Di masa pandemi, membedakan vitamin yang asli dan palsu juga menjadi hal yang penting. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya permintaan akan vitamin saat ini. Dan tentu saja kita harus cermat dalam memilih vitamin tersebut. Lantas, apakah ada cara membedakan vitamin yang asli dan palsu tersebut? Tentu saja ada, yuk kita simak ulasannya berikut ini.

ilustrasi-vaksin
Ilustrasi Vitamin

Membedakan vitamin yang asli dan palsu saat ini memang menjadi suatu hal yang penting saat ini. Pasalnya, sempat beredar berita di media massa mengenai vitamin palsu tersebut. Apa saja cara yang dapat dilakukan untuk membedakan vitamin yang asli dan palsu tersebut? Berikut penjelasannya.

Sebelum lanjut ke pembahasan, jika anda memiliki kebutuhan terkait alat laboratorium yang digunakan sebagai covid solution seperti  Alat PCR, Reagen PCR dan Mesin Ekstraksi RNAPT Andaru Persada Mandiri sebagai distributor alat laboratorium  juga menyediakan berbagai kebutuhan tersebut. Untuk pertanyaan dan diskusi lebih lanjut, anda bisa hubungi WhatsApp : +6287777277740 atau Tel : (0251) 7504679. Link alamat kami sertakan di googlemaps.

Melihat Segel Kemasan

Hal pertama yang bisa kita lihat tentu saja dari segel yang terdapat pada kemasan vitamin tersebut. Vitamin yang palsu biasanya memiliki bentuk kemasan yang rusak dan terbuka. Cara yang bisa dilakukan, sebaiknya anda melakukan cross check kembali ke Apotek yang menjual vitamin tersebut. Tapi, bukan berarti semua kemasan vitamin yang rusak itu palsu ya sobat, kita pun tidak boleh dengan mudah beranggapan demikian.

Dilihat dari Kemasannya

Untuk yang ini, jika anda teliti, tentu saja anda bisa membedakan mana yang merupakan kemasan palsu ataupun asli.

Dicampur dengan Air

Jika anda masih kurang yakin, anda bisa melakukan cara ketiga, yakni dengan mencampurnya dengan air. Cara ini dianggap cukup efektif karena, ketika kita mencampurkan vitamin dengan air, maka yang palsu biasanya akan meninggalkan bubuk di bagian bawah gelas, dan memiliki bau menyengat juga rasa yang tidak lazim. 

Melihat izin edar BPOM 

Cara keempat juga merupakan cara yang akurat. Bagaimana cara melihat izin edar tersebut?

Ana tinggal melihat nomor izin edar BPOM yang biasanya terletak di ujung bawah kemasan.

Dari Hologram

Hologram ini biasanya digunakan oleh sebagian besar produsen suplemen dan vitamin di dunia. Untuk apa hologram tersebut?

Hologram tersebut biasanya merupakan pertanda keaslian dari produk/suplemen. Dan untuk hologram ini jarang sekali bisa dipalsukan, sehingga jika ada vitamin yang memiliki hologram dan izin edar, bisa dipastikan vitamin tersebut adalah asli.

Memindai barcode dan QR code

Ini dia cara terakhir yang bisa anda lakukan. Dengan apa? Yakni dengan memindai barcode atau QR code yang terdapat dalam kemasan tersebut. Karena, saat ini sudah banyak produk-produk vitamin yang sudah mencantumkan barcode dan QR code pada kemasannya. Anda bisa memindai barcode tersebut dengan menggunakan aplikasi yang ada pada smartphone. 

Nah itu dia beberapa cara yang bisa anda lakukan agar terhindar dari vitamin palsu yang beredar di pasaran. Tapi anda tidak perlu khawatir, masih banyak produsen-produsen obat yang pastinya mengeluarkan jenis vitamin asli dengan berbagai perizinan yang lengkap lho, dan artikel ini hanya sebagai bentuk “reminder” saja.

Bagaimana menurut anda? Apakah ada pendapat lain mengenai vitamin yang asli dan palsu ini? Jika ada, boleh bagikan pendapatnya di kolom komentar ya. Yuk kita diskusi bersama.

Baca Juga : 6 Cara Mencuci Tangan Yang Baik dan Benar

Bagi anda yang sedang membaca ini, jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 5M ya, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Ditulis Oleh : DNA

Sampai disini dulu artikel mengenai ” Cara Membedakan Vitamin Yang Asli dan Palsu “. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Semangat terus sobat laborians!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dalam website ini memiliki hak cipta, verifikasi untuk izin penggunaan.
WhatsApp chat