Alat GeNose – Bagian dan Cara Menggunakannya

Alat GeNose – Bagian dan Cara Menggunakannya – Hai sobat laborians, sudah pernah lihat alat GeNose? Pada artikel kali ini penulis akan berbagi informasi seputar bagian-bagian alat GeNose c19 dan cara menggunakannya. Oh ya, sebelumnya versi artikel lengkap mengenai alat GeNose untuk screening covid19 dapat dibaca pada link : Info Lengkap Alat GeNose. Yuk kita lanjut baca artikelnya.

Bagian alat genose serta cara menggunakannya

Distributor alat laboratorium yang menjual alat GeNose adalah PT. Andaru Persada Mandiri. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi WhatsApp : +6287777277740 atau Tel : (0251) 7504679. Tersedia demo unit jika anda ingin melihat terlebih dahulu. Link alamat penulis sertakan di googlemaps.

Alat GeNose ini berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang memiliki beberapa sensor dan system di dalamnya. Alat GeNose ini memiliki beberapa Bagian diantaranya:

Bagian-bagian Alat GeNose

  1. Main unit GeNose – memiliki dimensi (p x l x t) : 250×145×110mm
  2. Hepa filter – memiliki imensi filter hepa (p × l × t) : 85×80×110mm
  3. Mounting / housing hepa filter
  4. Power supply / adaptor
  5. Kabel konektor
  6. Selang referensi
  7. Kit sampling

Baca juga : Jual Genose Harga Distributor, Paket Ekonomis dan Lengkap

Bagi sobat yang ingin mengetahui tahap menghidupkan alat GeNose c19 , bisa di simak melalui penjelasan berikut:

Langkah Awal Menghidupkan Alat GeNose C19

  1. Posisikan alat GeNose c19 pada tempat dengan aliran udara yang baik, dan tidak pada tempat yang banyak orang berkerumun.
  2. Pastikan mesin dalam keadaan mati atau off, lalu sambungkan mesin GeNose c19 ke komputer atau laptop dengan menggunakan kabel data dan sambungan listrik.
  3. Pasang selang sampel pada plug HME filter lalu letakkan filter ke dalam kontainernya. Pastikan selang sample menembus plug HME filter, selang menembus minimal 1 cm kedalam melewati plug dan tidak menyentuh bagain dalam filter.
  4. Sambungkan selang sample ke port selang sampel lalu selang reference port selang reference.
  5. Ujung selang reference diposisikan jauh dari tempat pengambilan sampel, seperti di bawah meja atau ke jendela.
  6. Tekan tombol “Power” untuk menghidupkan mesin GeNose c19. Kemudian buka aplikasi “GeNose AI dashboard”.
  7. Pastikan di layar laptop atau komputer muncul “Device Connected With Advanced Mode”. Saat mesin sudah terhubung dengan benar, biarkan mesin hidup selama kurang lebih 15 menit untuk memanaskan mesin.
  8. Lalu setelah 15 menit lakukan evaluasi mesin dengan menekan “Flush” untuk evaluasi udara sekitar, apakah sudah ideal untuk penggunaan alat.
  9. Saat flushing udara ideal tergambar pada grafik dalam batas +20mV sampai dengan -20mV, ambang batas udara yang tidak baik atau tersaturasi adalah diluar =50mV sampai dengan -50mV.
  10. Apabila udara tidak baik selama flushing, harap memindahkan alat ke tempat dengan sirkulasi udara yang lebih baik.
  11. Penggunaan alat GeNose c19 didesain agar dapat digunakan dengan mudah dan efisien. Tidak hanya digunakan oleh tim medis, GeNose c19 bisa dioperasikan oleh operator non-medis sekalipun.

Bagaimana sobat, setelah mengetahui bagian alat GeNose dan cara menghidupkan alat GeNose? Sekarang jadi lebih mengetahui kan tentang alat GeNose? Selanjutnya kita simak cara menggunakan alat GeNose obat, seperti ini penjelasan nya.

Cara Menggunakan Alat GeNose

Cara menggunakan alat GeNose sebagai berikut:

  1. Tekan “Analyse” lalu lengkapi identitas pasien. (Input nama, pilih jenis kelamin, input usia).
  2. Persiapkan pasien untuk mengambil napas, pasien boleh berdiri atau duduk untuk pengambilan napas.
  3. Pasien diinstruksikan untuk menghembuskan nafas ke dalam masker sebanyak dua kali.
  4. Pasien diminta untuk mengembuskan ke dalam kantong nafas. Ingat posisikan katup kantong napas sudah terbuka.
  5. Instruksikan pasien untuk mengunci katup saat kantong sudah penuh.
  6. Pastikan katup hepafilter dalam keadaan tertutup sempurna sebelum digunakan.
  7. Kantong nafas lalu di hubungkan ke HME filter, jangan lupa untuk membuka katup kantong nafas setelah terhubung dengan HME filter.
  8. Tekan “Save” untuk memulai proses sampling napas. Kemudian tunggu proses pengolahan napas, dan nantinya hasil napas dapat dibaca langsung.
  9. Pastikan loading kedua, yakni loading “Flushing” selesai, lalu alat bisa digunakan untuk pasien selanjutnya.
  10. Setelah sampel selesai dianalisis, kantong napas dibuang pada limbah medis. HME Filter apabila sudah digunakan melebihi 100 kali subjek negatif atau 1 kali subjek positif harap diganti dengan yang baru. HME Filter dibuang pada limbah medis.

Ditulis oleh: RDA

Baiklah sobat, Demikian pembahasan artikel kali ini mengenai Alat GeNose – Bagian dan Cara Menggunakannya . Semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan mengenai alat GeNose c19. Terimakasih sudah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat